Back to Kompasiana
Artikel

Gadget

Valentino

Hanya Seorang Pemimpi

Hati-Hati ! Jangan Lugu, Inilah Cara Merekam Aktivitas Dunia Maya dan Menyadap HP

REP | 06 November 2011 | 00:44 Dibaca: 29716   Komentar: 81   12

13205404591951753075

Ilustrasi - bossip.files.wordpress.com

Lantaran banyak yang nanya soal kasus seorang dokter telanjang di skype dan berhasil direkam oleh teman bulenya di sini. Mereka ingin tau gimana caranya si bule itu ngerekam aktivitas yang menghebokan itu.  Ada yang hakul yakin bahwa video skype dan yahoo messenger ga mungkin direkam, pasti si bule cuman rekayasa saja. Hadeuh, kok seyakin itu yaa. Cara gampangannya, ambil video cam atau HP/Camera digital lalu sorotin tuh layar komputer, jadi deh ! beres kan ? Nah lho, baru kaget. Hehehe. Wong sekarang ada film bajakan juga menggunakan metode yang sama, tinggal bawa kamera ke bioskop, ngerekam ! Siap deh tuh film didagangin ke umum.

Jadi gimana ? Setuju gak, segala sesuatu di jaman sekarang ini dapat saja diakalin. Jangan lagi ya, berprinsip kalo video Skype dan Yahoo Messenger ga bisa direkam ya !  Ok setuju,  tapi gimana dengan aplikasinya, ga ada khan ? Banyak ! Mau tau ? Ok baiklah, namun sebelum dilanjutin ke aplikasi penyadapan dan perekaman sebaiknya boleh dong ditakut-takutin dikit mengenai ancaman hukumannya hehe.

Aksi penyadapan menurut draft Undang-Undang RI tahun 2002 tentang  intelijen negara (yang sekarang sudah disahkan DPR itu), pada pasal 1 ayat 6 menyebutkan bahwa “penyadapan adalah proses, cara, perbuatan mendengarkan atau merekam informasi atau pembicaraan orang lain dengan sengaja , tanpa sepengetahuan orangnya, dengan atau tanpa mempergunakan alat; tapping dan bugging termasuk bagian tindakan penyadapan.

Nah ini sangsi pidananya, Pasal 266 KUHP berbunyi, “dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun atau denda paling banyak Kategori III, setiap orang yang:  (a). mempergunakan kesempatan yang diperoleh dengan tipu muslihat, merekam gambar dengan mempergunakan alat bantu teknis seorang atau lebih yang berada didalam suatu rumah atau ruangan yang ga terbuka untuk umum sehingga merugikan kepentingan hukum orang tersebut;  (b). memiliki gambar yang diketahui atau patut diduga diperoleh melalui perbuatan sebagaimana diatur dalam butir a atau  (c). menyiarkan gambar sebagaimana dimaksud dalam butir b.” Nah internet termasuk bukan wilayah umum apabila terjadi penyadapan pada komunikasi yang bersifat private.

Jadi sudah paham ya, jangan mencoba aplikasi berikut ini secara sembarangan. Tujuan lainya agar anda waspada akan software yang digunakan baik pada gadget anda sendiri atau teman anda. Ini serius lho, karna banyak  suami atau istri yang sering mencurigai pasanganya selalu mencari-cari software yang bisa menyadap telepon pasangannya.  Nah, kalo suami atau istri mau gunain juga terserah ya, tapi tetap memperhatikan dampak hukumnya. Kalo dihitung-hitung dampak hukum lebih kecil daripada rumah tangga hancur berantakan, ya go ahead hahaha. Bukan bermaksud ngomporin lho nih.

Nah ini aplikasi penyadapan pada ponsel, saya kasih yang berbayar saja ya, alias harus beli. Kalo yang gratis bahaya, pada gunain semua. Ini bukan dalam rangka promosi tetapi untuk membuktikan bahwa software ini ada dan memang banyak dan sudah dicoba,  ampuh banget ! hehe

FlexiSpy

Aplikasi ini tersedia untuk  Symbian, Blackberry, windows mobile, iphone bahkan android. Lengkap bukan ? Bisa memantau semua aktifitas yang  dilakukan pada ponsel yang menjadi target. Mulai dari data SMS hingga percakapan telepon. Yang lebih hebatnya lagi Informasinya dikirim melalui kanal GPRS ke server FlexiSpy dan bisa dipantau tanpa diketahui sang pemilik ponsel. Nah seru kan ya ? Pengen tau lebih lanjut silahkan periksa sendiri linknya.

Monitor BlackBerry Messenger With MobiStealth

Nah yang ini seru, selain untuk memantau BlackBerry Messenger - Baca percakapan chatting BlackBerry Messenger.  Juga dapat membaca Email - baca email masuk & keluar,  teks Logging Pesan - baca pesan teks (SMS) yang masuk & keluar, melihat Panggilan - history panggilan - termasuk tanggal, waktu, dan nama dalam buku alamat, melihat Foto & Video - foto dan video yang diambil dari BlackBerry,  stealth GPS Tracking - Lacak BlackBerry,  serta Lihat semua kontak yang tersimpan di BlackBerry. Pengen tau, liat saja sendiri ya.

Dua itu aja dulu ya, pengen tau yang lainnya nih gudangnya. Klik di sini. Apa, nanya yang gratis ? hahaha nyari sendiri. Pokoknya kalo sampe salah gunain terus dikenain hukuman,  saya ga tanggung ya ! hehe.

Sekarang gimana dengan rekaman aktivitas teman maya ? hmm ini ada beberapa softwarenya, diantaranya ada yang gratis. Ini untuk ngerekam video dan audio.

Nah, sekarang pertimbangkan mau iseng saja atau serius tapi sadar ancaman hukum. Silahkan tentukan hahaha

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Melihat Lagi Fenomena Jokowi di Bentara …

Hendra Wardhana | | 25 October 2014 | 05:13

Terpaksa Olahraga di KLIA 2 …

Yayat | | 25 October 2014 | 02:17

Mejikuhibiniu: Perlukah Menghapal Itu? …

Ken Terate | | 25 October 2014 | 06:48

Pengabdi …

Rahab Ganendra | | 24 October 2014 | 22:49

Ikuti Blog Competition dan Nangkring di IIBF …

Kompasiana | | 12 October 2014 | 18:25


TRENDING ARTICLES

Kursi Gubernur Ahok dan Ambisi Mantan Napi …

Zulfikar Akbar | 7 jam lalu

Jangan Musuhi TVOne, Saya Suka Tendangan …

Erwin Alwazir | 8 jam lalu

Jokowi Ajak Sakit-sakit Dulu, Mulai dari …

Rahmad Agus Koto | 8 jam lalu

Gayatri, Mahir Belasan Bahasa? …

Aditya Halim | 12 jam lalu

Romantisme Senja di Inya Lake, Yangon …

Rahmat Hadi | 12 jam lalu


HIGHLIGHT

Sejarah Munculnya Lagu Bunuh Diri Dari …

Raditya Rizky | 8 jam lalu

Membuat Bunga Cantik dari Kantong Plastik …

Asyik Belajar Di Ru... | 9 jam lalu

Benalu di Taman Kantor Walikota …

Hendi Setiawan | 9 jam lalu

Jokowi Bentuk Kabinet Senin dan Pembicaraan …

Ninoy N Karundeng | 9 jam lalu

Bosan Dengan Kegiatan Pramuka di Sekolah? …

Ahmad Imam Satriya | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: