Back to Kompasiana
Artikel

Gadget

Gilang Gumgum

" It's not how big your pencil is; it's how you write your name. " selengkapnya

Sebuah Inovasi Orang Indonesia Membuat Aplikasi Pengubah Suara ke Bentuk Tulisan

ENG | 21 December 2012 | 22:17 Dibaca: 808   Komentar: 0   0

13561029241077944251

Sumber : Detik.com

Aplikasi yang paling ditunggu - tunggu oleh para jurnalis ialah sebuah aplikasi atau alat yang dapat mengtransformasikan sebuah suara ke bentuk tulisan. Biasanya ini digunakan untuk kebutuhan hasil wawancara terhadap nara sumber. Jadi,tidak usah repot lagi mendengar lalu menuangkan ke bentuk tulisan. Memang ada kendala dalam hal ini yaitu harus hafal suara dari salah satu sumber agar mudah ditulis dan dikenal. Misalnya jika sedang mewawancarai sebuah bang yang punya personil lebih dari satu. Itukan dalam sebuah wawancara yang sudah dituang ke tulisan,ada beberapa tulisan hasil dari wawancara yang menggunakan nama. Jadi,takutnya kalau interviewer tidak tau suara siapa yang barusan jadi agak repot kalau menuliskan namanya nanti di sebuah hasil wawancaranya.

Pada akhirnya Eko Sakti salah satu dosen dari Universiter Brawijaya baru - baru ini membuat sebuah aplikasi pengubah suara kebentuk tulisan. Eko Sakti sukses menciptakan aplikasi di Windows Phone yang mampu membuat catatan tanpa harus menulis. Seperti dilansir portal Detik.com nama aplikasinya adalah Never Write,alat ini bisa dibilang baru di Indonesia. Kemampuannya adalah mengubah speech (ucapan) bahasa Inggris menjadi bentuk teks. dan Eko Sakti mengaku, ide pembuatan aplikasi ini berawal saat mengikuti program Summer School di Bali yang bentuk pengajarannya menggunakan bahasa Inggris. Seperti yang dilansir portal Detik.com lagi,Never Write iniĀ  tidak mempunyai batasan dalam memasukkan jumlah kata. Sehingga bisa digunakan sebagai sub title film yang nantinya bisa diubah dalam bahasa Indonesia.

Pembuatan aplikasi inovasi ini dalam rangka kompetisi Nokia Lumia Apps Olympiad yang berlangsung dari pertengahan November 2012 lalu. Yang lebih luar biasanya lagi,setelah menang di ajang pembuatan aplikasi yang diadakan oleh Nokia tersebut, sang vendor asal Finlandia itu pun berencana untuk memasarkan aplikasi ciptaan Eko. Ini menjadi suatu kebanggan bagi indonesia sendiri. Ini juga jadi hadiah bagi para pewawancara yang akan efektif bila menggunakan aplikasi ini. Selamat buat para jurnalis yang dengan mudah melakukan aktifitas wawancara dengan aplikasi ini. Saya turut bangga atas Eko Sakti.

Referensi : http://inet.detik.com/read/2012/12/21/205518/2124977/398/dosen-unibraw-bikin-aplikasi-pengubah-suara-ketulisan

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Keputusan KPU Tetapkan Jokowi-JK sebagai …

Yusril Ihza Mahendr... | | 23 July 2014 | 14:21

Kado Hari Anak; Berburu Mainan Tradisional …

Arif L Hakim | | 23 July 2014 | 08:50

Stop! Jadi Orangtua Egois (Mari Selamatkan …

Siska Destiana | | 23 July 2014 | 12:36

Penting Gak Penting Ikut Asuransi Kebakaran …

Find Leilla | | 23 July 2014 | 11:53

Ikuti Lomba Resensi Buku Tanoto Foundation! …

Kompasiana | | 11 July 2014 | 16:12


TRENDING ARTICLES

Kata Ahok, Dapat Jabatan Itu Bukan …

Ilyani Sudardjat | 2 jam lalu

Siapkah Kita di “Revolusi …

Gulardi Nurbintoro | 3 jam lalu

Film: Dawn of The Planet of The Apes …

Umm Mariam | 7 jam lalu

Seberapa Penting Anu Ahmad Dhani buat Anda? …

Robert O. Aruan | 7 jam lalu

Sampai 90 Hari Kedepan Belum Ada Presiden RI …

Thamrin Dahlan | 10 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: