Back to Kompasiana
Artikel

Gadget

Ama Diani

criminology student, university of indonesia

Service HP CROSS, Cerminan Ketidakprofesionalan Produsen HP Lokal

REP | 12 July 2013 | 15:15 Dibaca: 1806   Komentar: 7   0

Adalah kewajiban produsen untuk memberikan pelayanan yang memuaskan bagi konsumennya. tapi nampakya prinsip mendasar itu tidak dilakukan oleh pihak produsen hp merek CROSS.

Singkat cerita, 4 bulan yang lalu saya membeli hp cross tipe A7*. seminggu setelah beli, hp saya tiba-tiba tidak bisa buat internet. saya bawa ke cross center ITC CEMPAKA MAS itu pun dengan kejengkelan karena tidak ada telpon konfirmasi barang sudah selesai atau belum dan telpon tidak bisa dihubungi dengan alasan telpon rusak.

masalah itu sudah clear, dan waktu itu saya sudah berpikir jangan sampai saya kembali lagi kesini karena saya bertempat tinggal di depok yang mana sangat jauh dan membuang biaya untuk menempuh perjalanan hingga ke cempaka mas.

sekitar dua minggu yang lalu, hp saya kembali rusak, kali ini speaker bunyinya sember dan tidak bisa buat telpon dan terima telpon, saya bawa lagi ke CROSS CENTER itc cempaka mas. Petugas service bilang bahwa seminggu hp sudah bisa diambil. seminggu kemudian saya kesana lagi, ternyata hp belum jadi karena harus ganti mesin dan memakan waktu sekitar satu bulan.

Saya bilang tidak bisa 1 bulan, saya sudah tidak ada di jakarta lagi. lalu petugas bilang bisa 2 minggu saja. saya pun lega, dan mengiyakan. tapi sebelumnya saya pastikan lagi.saya bilang: “kalau 2 minggu gak selesai, gimana mbak?” petugas dengan yakni menjawab: “pasti bisa 2 minggu kok mbak”

akhirnya saya pulang. seminggu kemudian, atau hari ini, saya sms ke petugas menanyakan perkembangan hp saya. dia bilang ternyata butuh waktu 4 minggu untuk selesai DENGAN ALASAN YANG SAMA: GANTI MESIN.

Yang saya tekankan dan keluhkan disini adalah PERTAMA, hp baru seminggu rusak, sekarang tidak ada apa2 speakernya juga rusak, bukankah ini indikasi CACAT PRODUK? kalau bukan cacat produk, apa memang produk cross a7* sejelek ini? saya rasa tidak. salah satu teman saya memiliki hp yang sama, sudah lama dan tidak ada masalah.

KEDUA, yang rusak kan speaker, kenapa harus ganti mesin? saya tidak mendapatkan penjelasan apapun terkait masalah ini. Ini tentu tidak sesuai dengan etika produsen dan hak saya sebagai konsumen untuk mendapatkan PENJELASAN terkait produk yang saya beli? dan lagi ini sudah di jakarta, di pusat, kenapa butuh WAKTU LAMA SEKALI UNTUK SERVIS?

KETIGA, omongan dari petugas yang dengan yakin dan mantap sekali, bahkan judes, bahwa 2 MINGGU HP PASTI JADI. saya anggap kata-kata dia adalah janji dari perusahaan juga, dan sebagai perusahaan yang profesional, CROSS tidak boleh ingkar janji.

Saya kecewa sekali. saya memutuskan untuk membeli produk cross A7* karena sebelmunya saya dan anggota keluarga memakai produk cross dan tidak pernah mengalami kekecewaan seperti ini. sebagai konsumen yang setia dan percaya pada cross, saya merasa terdiskriminasi dan tidak didengar haknya. Saya sudah rugi banyak sekali, selain materi, waktu, juga emosi saya.

tolong pihak CROSS tanggapi keluhan saya. saya tidak akan berhenti sebelum dapat keadilan dan hak saya sebagai konsumen.

Yang saya minta adalah minggu depan (19 juli 2013) saya sudah bisa pegang hp saya lagi sesuai janji cross service center. Kalau misal harus ganti mesin, kenapa nggak sekalian ganti hp baru saja?

tapi yang paling penting saya minta tanggapan dan solusi yang bisa kita bahas dan perdebatkan dengan fair.

terimakasih

-rahma, depok-

ama.rahmadiani@gmail.com

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Nangkring Bareng Pertamina …

Maria Margaretha | | 29 August 2014 | 23:37

BBM Naik Kenapa Takut? …

Mike Reyssent | | 30 August 2014 | 00:43

5 Polusi Rumah yang berbahaya selain Rokok …

Hendrik Riyanto | | 30 August 2014 | 04:53

Jokowi-JK Berhentilah Berharap Tambahan …

Win Winarto | | 29 August 2014 | 22:16

Blog Competition Smartfren: Andromax yang …

Kompasiana | | 18 August 2014 | 20:22


TRENDING ARTICLES

Jogja Terhina, France Tidak Perlu Minta Maaf …

Nasakti On | 13 jam lalu

Rising Star Indonesia, ‘Ternoda’ …

Samandayu | 13 jam lalu

Yogya, Kamar Kos, dan Segarnya Es Krim Rujak …

Wahyuni Susilowati | 17 jam lalu

Doa untuk Mas Vik …

Aiman Witjaksono | 20 jam lalu

Kejadian di SPBU yang Bikin Emosi… …

Ryan M. | 23 jam lalu


HIGHLIGHT

Sepenggal Kisah dari Laut …

Adi Arwan Alimin | 8 jam lalu

Dian Sastrowardoyo dan Mantan ART Saya …

Ariyani Na | 8 jam lalu

Media Baru: Jurnalistik Online …

Adi Arwan Alimin | 8 jam lalu

Hotel Beraroma Jamu Tradisional …

Teberatu | 8 jam lalu

Menanti Pagi Di Kintamani …

Dewi Nurbaiti | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: