Back to Kompasiana
Artikel

Internet

Gusti 'ajo' Ramli

http://www.about.me/gustiramli dan sering nongkrong di http://garammanis.wordpress.com/

Cara Mudah Membuka Situs Porno dengan Domain .[dot]xxx

REP | 22 March 2011 | 03:52 Dibaca: 23893   Komentar: 5   0

icmregistry.com

icmregistry.com

Judul diatas sengaja saya buat karena belakangan ini muncul kabar lokalisasi situs-situs porno. Internet Corporation for Assigned Names and Numbers (ICANN) selaku otoritas domain di dunia telah memberlakukan domain .[dot]xxx sebagai wadah tempat berkumpulnya konten porno.

Petinggi ICANN akhirnya menyetujui permintaan ICM Registry untuk mensahkan diberlakukan domain .xxx oleh lembaga yang berwenang mengurus alamat domain ini. Dalam waktu singkat, 4o ribu domain telah dipesan dalam jangka 24 jam kepada ICM Registry.

Sebelumnya ide lokalisasi domain .[dot]xxx ditentang oleh beberapa negara dan pemilik konten porno itu sendiri. Banyak negara yang tidak setuju diterapkannya domain .xxx untuk situs-situs porno. Sedangkan pemilik situs porno juga menolak, karena dengan diberlakukannya domain .xxx akan menambah biaya operasional meraka. Selama ini situs-situs porno selalu bermain di domain .com, dengan dilokalisasi ke .xxx pemilik situs porno akan mengeluarkan biaya lagi.

Apalah daya, pemilik situs porno dan negara tidak dapat berkutik lagi karena ICANN telah memberlakukan .xxx bergandengan dengan domain lain seperti .com, .net, .org dan domain lainnya. Sementara itu beberapa negara kian sibuk dengan regulasi agar nanti domain .xxx bisa dikendalikan oleh pemerintah.

Bagi negara, lokalisasi konten porno ini akan memudahkan pemerintah untuk mengawasi situs porno. Pemerintah dapat dengan mudah memblokir domain .xxx agar tidak bisa diakses oleh publik. Bagi pecandu konten porno, pemblokiran bukan menjadi persoalan karena dengan segala upaya mereka akan berusaha untuk mencari celah agar bisa mengakses konten porno walau di blokir pemerintah. Dengan berkumpulnya konten porno di domain .xxx maka pemburu video dan gambar porno akan lebih mudah menemukan apa yang mereka cari.

Internet dan Dunia Porno di Domain .[dot]xxx

Kemajuan teknologi telah membuat komunikasi diantara manusia sangat mudah dilakukan walau berada ditempat yang jauh. Dengan internet manusia lebih mudah berinteraksi dan berkomunikasi diberbagai tempat berbeda. Manfaat tekonologi internet diiringi pula dengan hal-hal negatif. Salah satu diantaranya adalah situs-situs porno yang beredar di dunia maya.

Internet tidak hanya menyajikan konten-konten bermanfaat, tapi juga menghadirkan konten-konten yang bersifat merusak. Terutama konten porno yang bisa merusak anak-anak yang belum seharusnya melihat gambar dan video porno. Maraknya konten porno di internet membuat anak-anak lebih mudah mengakses situs porno. Sehingga anak-anak melihat hal-hal berbau seksual yang sepantasnya tidak mereka lihat.

Seharusnya anak-anak diberikan pendidikan seksual yang seusai dengan kadar umur mereka. Anak-anak tidak dibiarkan bebas mengakses situs porno. Dalam hal ini masing-masing negara bertanggung jawab mengontrol dan mengawasi situs-situs porno sesuai dengan aturan moral yang berlaku di negara tersebut.

Selama ini peranan negara, terutama pemerintahan Indonesia dalam melarang situs porno semakin gencar semenjak diberlakukannya UU ITE. Namun, dalam praktiknya aturan tersebut tidak berlaku seratus persen karena situs-situs porno masih bisa diakses, seperti situs-situs porno dari luar negeri.

Di dalam negeri sendiri aturan tersebut cukup efektif karena banyak situs-situs porno dalam negeri gulung tikar. Sayangnya situs-situs porno dari luar negeri masih bisa diakses dengan mudah.

Dengan adanya lokalisasi situs-situs porno ke domain .xxx ini akan semakin mempermudah anak-anak mencari konten-konten yang berbau seksual dari situs luar negeri. Sebelum adanya domain .xxx ini situs-situs porno masih bisa diakses, apalagi dengan adanya penggabungan situs porno ke domain .xxx. Maka situs-situs porno makin mudah lagi untuk dibuka oleh anak-anak.

Oleh karena itu, pemerintah Indonesia harus mengencangkan ikat pinggang agar situs-situs porno yang berdomain .xxx ini tidak dapat diakases dengan mudah oleh anak-anak. Selain gencar melakukan sosialisasi internet sehat, pemerintah harus gencar pula menghadang serangan konten-konten porno yang bernaung dibawah domain .xxx di masa yang akan datang. ((1103212142trt))

Tulisan Lainnya :

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Sultan Brunei Sambut Idul Fitri Adakan Open …

Tjiptadinata Effend... | | 30 July 2014 | 07:16

Simpang-Siur Makna “Politikus” …

Nararya | | 30 July 2014 | 00:56

Di Timor-NTT, Perlu Tiga Hingga Empat Malam …

Blasius Mengkaka | | 30 July 2014 | 07:18

Jalan-jalan di Belakangpadang …

Cucum Suminar | | 30 July 2014 | 12:46

Punya Pengalaman Kredit Mobil? Bagikan di …

Kompasiana | | 12 June 2014 | 14:56


TRENDING ARTICLES

Materi Debat Prabowo yang Patut Diperhatikan …

Bonne Kaloban | 9 jam lalu

Cabut Kewarganegaraan Aktivis ISIS! …

Sutomo Paguci | 12 jam lalu

Presiden 007 Jokowi Bond dan Menlu Prabowo …

Mercy | 12 jam lalu

Dua Kelompok Besar Pendukung Walikota Risma! …

Jimmy Haryanto | 12 jam lalu

Pemerintahan Ancer-ancer Jokowi-JK Bikin …

Hamid H. Supratman | 13 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: