Back to Kompasiana
Artikel

Internet

Orang bego benerin komputer

REP | 29 September 2011 | 06:33 Dibaca: 625   Komentar: 8   0

Sudah 4 kali komputerku bermasalah. Virus biang keroknya. Awalnya  dari flashdisk teman yang minjam komputer. Karena punya antivirus maka virus bisa dihilangkan. Namun ternyata itu sementara, karena beberapa minggu kemudian terlihat virus itu muncul lagi. Karena merasa antivirus yang ada kurang ampuh maka  install anti virus baru. Dengan antivirus baru ini virus dibantai habis sampai keakar-akarnya. Namun ternyata hilang virusnya malah bikin mati komputernya. Komputer Blank. Hitam saja ketika dinyalain. Yang ada hanya bunyi mesin komputer dan suara kipas berputar. Daripada bingung solusi yang diambil adalah panggil tehnisi dan minta install ulang. Murah cukup Rp 50.000.

Enam bulan kemudian kena virus lagi, dari flashdisk juga. Saat itu keadaan memaksa, data yang diperlukan ada dalam flashdisk . Jadi sudah tahu bahwa flasdisk ini mengandung virus, ya.. nekat aja. Nama virusnya Ranmit. Virus yang suka bikin shortcut 4 biji dan bikin folder yang susah banget dihapusnya.

Virus ini tidak bikin mati komputer, namun bikin lelet dan nyebar ke mana-mana. Semua media penyimpanan data kena,  flashdisk, MMC , dan juga T-Flash handpone. Tapi cuek aja, yang penting computer masih hidup pikirku. Dan selama 1 bulan menggunakan komputer ini  lama-lama terasa mengganggu. Akhirnya berdasarkan pengalaman pertama maka terpaksa diinstall ulang. Ke tehnisi dan bayar Rp. 50.000 lagi.

Namun tidak habis 2 bulan komputer bermasalah lagi. Virus ranmitnya muncul lagi. Ternyata  hanya membersihkan direktori C saja. Direktori yang lainnya ternyata kena virus juga.  Di coba benerin sendiri,  namun gagal terus.  Virus ini kuat sekali  daya cengkramnya.  Akhirnya install ulang lagi.. Rp.50.000.

Setelah  beres di install ulang.. Apakah sudah beres? Belum lah..  Walau lebih hati-hati, akan ada saat kita dihadapi pilihan berat.  Misalnya ketika perlu flashdisk lagi. Sedangkan di flashdisk masih ada virus ranmitnya.  Mau dihapus takut nyebar. Kalau tidak dipake mubazir. Pikir punya pikir.. hajar aja bleh. Akhirnya coba-coba benerin sendiri menghilangkan virus ranmit ini. Buka google dan menemukan banyak anti virus. Semua anti virus dicoba.. di install ke komputer dan akhirnya semua antivirus ada.

Antivirusnya mantap-mantap. Namun bahasa inggris semua. Jadi Ketika banyak pertanyaan mana yang harus dicentang mana yang tidak, tentunya dalam bahasa inggris. Jawabannya pun asal. Ada yang dicentang ada yang tidak. Dan ketika sampai ke pertanyaan : eksekusi? langsung spontan pencet Enter.

Namun apa yang terjadi.. Komputer tidak bisa bergerak. Explorernya hilang,   yang ada cuma gambar desktop aja. Benerin sana sini tetap tidak keluar folder ataupun cursornya. Di restart ulang tetap tidak muncul. Matiin hidupin matiin hidupin dan komputer tetap cuman gambar desktop aja yang muncul tidak ada yang lain, akhirnya menyerah. .

Di install ulang lagi.. Rp 50.000. Cape deh.

Mantap.. total semua jadi Rp 200.000 buat istall saja, kalau begini terus lebih baik besok install sendiri aja. Dan akhirnya  lewat google saya belajar menginstall computer.. Nanti saya ceritakan hal ini.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Pengalaman Masa Kecil Membuat Ahok Jadi …

Hendra Wardhana | | 23 November 2014 | 22:44

Pungutan di Sekolah: Komite Sekolah Punya …

Herlina Butar-butar | | 23 November 2014 | 22:08

Menikmati Kompasianival 2014 Lewat Live …

Gaganawati | | 23 November 2014 | 06:26

Saliman, Buruh Biasa yang Cepat Tangkap …

Topik Irawan | | 23 November 2014 | 16:44

Maksimalkan Potensi Diri dan Gerak Lebih …

Kompasiana | | 21 November 2014 | 12:11


TRENDING ARTICLES

Menampar SBY dengan Kebijakan Jokowi …

Sowi Muhammad | 13 jam lalu

Dengan Interpelasi, Jokowi Tidak Bisa …

Ibnu Purna | 13 jam lalu

Rangkuman Liputan Acara Kompasianival Akbar …

Tjiptadinata Effend... | 13 jam lalu

Kenaikan Harga BBM, Pandangan di Kalangan …

Indartomatnur | 14 jam lalu

Pak Jokowi Rasa Surya Paloh …

Bedjo Slamet | 18 jam lalu


HIGHLIGHT

Donor Darah di Perancis …

Bayu Teguh | 11 jam lalu

Baru 24 Tahun, Sudah Dua Kali Juara Dunia! …

Jimmy Haryanto | 11 jam lalu

Momentum Pencabutan Subsidi BBM, Memicu Dua …

Dwi Hartanto | 12 jam lalu

Mitos-mitos Seputar Kenaikan Harga BBM …

Axtea 99 | 12 jam lalu

Menggali Potensi Diri dengan Travelling …

Detha Arya Tifada | 13 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: