Back to Kompasiana
Artikel

Internet

Masih tentang Internet Sehat

OPINI | 01 December 2011 | 16:04 Dibaca: 250   Komentar: 1   0

Ibarat dua mata pisau, internet dapat membawa dampak positif dan negatif bagi penggunanya. Dampak negatif biasanya muncul manakala seseorang belum memahami betul fungsi internet untuk kebutuhannya, padahal teknologi pada dasarnya diciptakan untuk lebih meningkatkan kesejahteraan manusia. Karena itu pemahaman seseorang terhadap fungsi internet sangat berpengaruh terhadap optimalisasi potensi dirinya.

Media Informasi

Internet telah membuat dunia menjadi tanpa batas. Informasi dari dan untuk seseorang bisa dikirimkan dan diterima dari belahan dunia manapun. Kita patut berterimakasih pada internet dalam hal ini. Sumbangsihnya sangat luar biasa dalam dunia informasi. Bahkan saat ini, dengan kecepatan aksesnya internet bisa jadi menjadi sumber informasi yang utama, bersaing dengan media cetak dan buku.

Berbagai bidang kehidupan sangat tertolong dari informasi melalui internet

Sebut saja bidang bisnis, ekonomi, penerbangan, politik, seni, sosial budaya, hukum, lingkungan, kondisi alam, cuaca, pendidikan dan banyak lagi. Internet telah membudaya dari berbagai kalangan, dari pebisnis hingga ibu rumah tangga. Dalam dunia pengasuhan anak, orangtua muda tak lagi sepenuhnya tergantung pada ibu atau neneknya untuk mengasuh bayi mereka. Dalam dunia pendidikan, telah banyak sekolah-sekolah yang menerapkan program SIS (sistem informasi sekolah) yang dikeluarkan telkomsel dengan citra mandiri infokom (CMI) sejak 2 mei 2010. Siswa dapat mengakses info absensi, nilai harian. Pembayaran, wali kelas, penerimaan siswa baru, kenaikan dan kelulusan

Tak hanya orang dewasa yang telah akrab dengan gadget yang terkoneksi internet (notebook dan ponsel), anak-anak yang lahir di era digital (disebut sebagai native digital) sangat cepat menguasai perangkat digital. Dengan sifat eksplorasinya, anak-anak dapat menemukan laman-laman baru dan mempelajari banyak hal dari sana. Anak belajar menulis dan membaca lebih cepat, juga menyerap informasi-informasi pengetahuan dengan cara yang menyenangkan.

Dengan fungsinya sebagai sumber informasi yang tiada batas, pengguna sangat diuntungkan dengan dengan kecepatan akses dan kelengkapan informasi. Berbagai informasi telah tersedia di mesin pencari, tinggal masukkan kata kunci dan informasi yang akan cari akan muncul. Jumlahnya ribuan, dari berbagai sumber dan kadangkala pro-kontra. Disini pengguna internet sebaiknya mengetahui situs-situs mana yang terpercaya, kalaupun itu internet pribadi, harus jelas sumbernya.

Media Sosial dan Komunikasi

Internet yang kedua adalah sebagai media sosial dan komunikasi. Sekian juta orang telah terbantu terhubung dengan teman, saudara ataupun klien yang baru dikenalnya melalui situs jejaring sosial. Seseorang juga dapat memanfaatkan internet untuk memberikan informasi langsung dari dirinya, dapat dilakukan dengan mudah, cepat dan gratis.

Blog berfungsi sebagai catatan harian. Blog merupakan media sosial yang punya daya besar untuk mengembangkan kehidupan sosial sekaligus mengembangkan kapasitas pribadi orang-orang yang memanfaatkannya. Dengan menulis seseorang mengoptimalkan kemampuan berpikirnya dan fungsi-fungsi psikis lainnya. Blog pada akhirnya menjadi jurnal harian yang tak hanya bermanfaat bagi si penulis, tapi juga pembaca internet lainnya. Sebagai contoh, bagi seorang ibu, menulis menjadi cara ampuh untuk kembali ke pusat dirinya setelah mengalami berbagai perubahan dalam dirinya, dari kehamilan, melahirkan dan mengasuh anak. Dengan menulis blog seorang ibu mengaktualisasi dirinya. Tidak sedikit buku-buku yang terbit dari catatan harian seseorang di blog. Begitupun blog yang laris dikunjungi pengguna internet, akan berpeluang mendatangkan uang karena banyak iklan yang ingin tampil di blog tersebut.

Perkembangan komunitas digital dapat membentuk karakteristik suka berbagi, berempati dan kritis. Diwaktu yang sama kritis harus diimbangi dengan sikap bijak. Masih lekat di ingatan kita kasus Prita Mulyasari yang karena curhatnya di internet membawanya ke dalam masalah hukum. Ketika dua seseorang sudah tak terbatas, ia juga harus mempertimbangkan banyak hal ketika akan menampilkan sesuatu dalam blognya.

Dalam media jejaring seseorang, siapapun berhak berekspresi. Namun ekspresi tersebut tidak selalu tampak menyenangkan dibaca oleh orang lain dalam koneksinya. Tweet atau status yang bernada negatif tak selamanya berdampak negatif asalkan informasi yang diberikannya akurat. Pemilihan following atau friendlist yang dapat dipercaya sangat menentukan keakuratan informasi yang anda dapatkan. Mood seseorang dapat terpengaruh hanya dengan membaca tweet atau status orang lain. Tweet atau status yang bernada kecewa dan amarah yang terus menerus dapat membuat anda terbawa kesal. Karena itu penting untuk menyaring tweet following mana yang disembunyikan dari timeline, atau status Facebook siapa yang tak perlu muncul di beranda, setidaknya sampai emosi orang tersebut membaik. Sebaliknya informasi yang positif, status atau tweet yang penuh semangat akan menyebarkan semangat itu pada pembacanya. Dengan kata lain, situs jejaring sosial dapat membentuk pencitraan diri seseorang.

Kemajuan teknologi memang berdampak positif sebab membuka akses seluas-luasnya dan informasi selengkap-lengkapnya. Orang-orang terhubung dalam hitungan detik. Namun internet tidak memiliki aspek emosional, berbeda jika kita berbicara langsung dengan seseorang. Kecerdasan teknologi internet biasanya tidak diikuti dengan kecerdasan sosial penggunanya. Komputer dan HP memang sangat menyita fokus seseorang, sehingga mengurangi interaksinya dengan lingkungan di sekitarnya. Bahkan tidak sedikit net generation ini menderita kecanduan internet yang parah. Bukan pemandangan aneh saat ini jika seseorang berbicara dengan lawan bicaranya sambil mata menatap ke layar ponsel di tangan kanannya. Atau dalam situasi rapat, pesertanya masing-masing konsentrasi pada laptopnya, yang mungkin saja berkelana di dunia maya. Dalam hal ini dibutuhkan kesadaran dari masing-masing orang bahwa jangan sampai manfaat internet sebagai media yang berhasil mendekatkan yang jauh, menjadi bumerang karena dampak negatifnya yaitu menjauhkan yang dekat (membuat seseorang cuek dengan orang di sekitarnya).

Media Hiburan

Fungsi internet sebagai media hiburan paling banyak digunakan oleh anak-anak dan remaja, dan sebagian orang dewasa. Bentuk hiburan yang ditawarkan mulai dari video hingga game online. Telah banyak dikeluhkan oleh para orangtua tentang anak-anaknya yang kecanduan game online, adegan kekerasan atau situs porno. Tantangan bagi para orangtua untuk mengarahkan anak-anaknya ber internet sehat. Beberapa aplikasi bersifat edukatif dan rekreatif untuk anak yang sangat disukai cukup membantu orangtua menjaga anak-anaknya dari aplikasi atau situs dewasa.

Orangtua juga seharusnya memahami betul kebutuhan internet anak, sehingga ketika memberikan gadget disesuaikan dengan kebutuhan anak pada usianya. Penelitian Yayasan Kita dan Buah Hati di tahun 2010, 80% orangtua memberikan gadget tanpa alasan. Seharusnya pemberian gadget disertai dengan alasan yang tepat, serta peraturan kapan boleh dipakai dan berapa lama. Bukan sekedar mengikuti tren teman-teman sekolahnya.

Dalam majalah Ayahbunda No 24/ 6 Desember 2010 disebutkan jumlah penggunaan notebook perhari untuk anak dibawah 3 tahun adalah 0 jam untuk menghindarkan paparan radiasi, 3-5 th maksimal 30 menit, 5-7 tahun maksimal 2 jam, 7-10 tahun pasang software filter, tempatkan komputer di tempat mudah terpantau, 10-12 tahun saat tepat mengenalkan anak pada fungsi internet untuk membantu tugas sekolah atau menemukan hal-hal berkaitan hobi mereka. Anak mulai mengasah kemampuan nalar berpikir mereka sehingga akan membentuk nilai dan norma yang dipengaruhi oleh teman-temannya.

Dampak negatif internet tak perlu membuat orangtua paranoia. Orangtua harus mempunyai bekal menghadapai teknologi dan dampak negatif dari gadget dan internet . Parenting software tertentu dapat membatasi jam online anak, juga melindungi anak dari situs-situs pornografi. Dua software yang bisa digunakan antara lain norton online dan K9 yang bisa diunduh dari internet. Ada juga antivirus yang dilengkapi parental control misalnya Kaspersky Internet Security 2011. Orangtua akan mendapatkan notifikasi jika ada informasi data pribadi yang disampaikan, misalnya kaalau anak membuka facebook dan memasukkan nomor telepon rumah, orangtua akan mendapatkan warning tanpa sepengetahuan anak.

Internet Sehat dan Aman

Selain memahami betul fungsi internet , satu yang harus paling diingat dari pengguna internet adalah faktor keamanan. Karena sifatnya yang terbuka dan bisa diakses oleh siapapun, < internet menjadi rawan kejahatan, terutama sehubungan dengan informasi pribadi seseorang seperti nomor telepon, alamat rumah, jadwal kegiatan dan foto. Sudah sering terjadi keteledoran pengguna internet justru merugikan dirinya sendiri.

Seperti yang beberapa bulan lalu terjadi pembobolan sistem keamanan atm di beberapa bank. Sistem perbankan internet tidak sepenuhnya aman dari tindak kejahatan ataupun kesalahan sistem yang dapat merugikan nasabah. Titik terawan yang diserang adalah nasabah, selain karena sistem komputer di bank lebih baik, komputer nasabah umumnya digunakan untuk berbagai hal sehngga rentan diserang dan dikontrol pihak lain. Apabila perampok berhasil mencuri sertifikat digital nasabah, sistem keamanan bank tidak mampu lagi melindungi dari nasabah.

Kasus penculikan juga marak. Penculik dipermudah dengan informasi yang diperolehnya melalui update status tentang keberdaan seseorang, lokasi yang tercantum dari tempat postingan tweeter dibuat, atau setelah seseorang check-in di foursquare. Tidak semua orangtua yang memberikan smartphone pada anaknya sadar bahwa disana terdapat GPS (Global Potitioning System) yang bisa ketahuan lokasinya, sehingga membahayakan bagi si anak jika ada yang berniat menculiknya.

Sadarkah anda, bahwa setiap foto dan video yang diunggah berarti sudah tidak bisa ditarik kembali? Mungkin saja pemilik telah menghapusnya dari blog atau akun pribadi, tetapi sebelum itu dilakukan, foto tersebut mungkin juga telah diunduh oleh orang lain di belahan bumi lain.

Pengetahuan akan celah-celah ini seharusnya dikuasai oleh setiap pengguna internet sehingga tidak sembarangan dalam menayangkan informasi mengenai diri dan keluarganya di dunia maya. Dengan pemahaman yang baik akan internet sehat dan keamanannya, seseorang dapat meningkatkan potensi dirinya melalui dunia maya.

Bagi saya pribadi, salah satu optimalisasi diri dengan internet adalah dengan aktif ikut lomba menulis blog seperti ini.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

[Pileg] Pertarungan antar “Kontraktor …

Syukri Muhammad Syu... | | 23 April 2014 | 22:57

Pengalaman Jadi Pengamen Pada 1968 – 2013 …

Mas Ukik | | 23 April 2014 | 21:14

Ini yang Penting Diperjelas sebelum Menikah …

Ellen Maringka | | 23 April 2014 | 13:06

Bumiku Sayang, Bumiku Malang …

Puri Areta | | 23 April 2014 | 16:46

Kompasiana Menjadi Sorotan Pers Dunia …

Nurul | | 22 April 2014 | 19:06


TRENDING ARTICLES

Hotma Paris Hutapea dan Lydia Freyani …

Zal Adri | 13 jam lalu

Jokowi, Prabowo, dan Kurusetra Internet …

Yusran Darmawan | 15 jam lalu

Wuih.. Pedofilia Internasional Ternyata …

Ethan Hunt | 16 jam lalu

Bukan Hanya BCA yang Menggelapkan Pajak …

Pakde Kartono | 16 jam lalu

Kasus Hadi Poernomo, Siapa Penumpang …

Sutomo Paguci | 18 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: