Back to Kompasiana
Artikel

Internet

Dampak Teknologi Bagi Anak

OPINI | 01 February 2012 | 04:30 Dibaca: 698   Komentar: 1   0

Dampak Teknologi Bagi Anak-anak

Teknologi…!!! Siapa yang tidak tahu tentang arti kata itu? Di zaman Globalisasi ini sudah banyak teknologi yang kita ketahui dan fungsinya. Bahkan mulai dari kebanyakan orangtua menggelengkan kepala, karena perkembangan teknologi beserta pengaruhnya itu dan mereka juga beranggapan khawatir dengan anaknya, karena semakin canggihnya teknologi yang sekarang ada. Memang seperti itulah yang terjadi sekarang ini, kemajuan-kemajuan yang sangat pesat.

Di mulai dari handphone sampai dengan internet dapat kita peroleh. Internetpun dapat kita jumpai kapanpun, dimanapun, siapapun dan itu dapat kita nikmati dengan mudahnya. Tidak perlu bingung dan susah menggunakan internet, cukup ke warung internet saja / tempat penyewaan internet yang sudah banyak kita temukan dimana-mana, meskipun dipelosok-pelosok. Seolah-olah teknologi sudah menguasai kita ataupun sebaliknya kita yang menguasai teknologi. Dengan uang beberapa ribu saja, semuanya tentang dunia akan kita ketahui, dari mulai berita, sejarah dan perkembangan dunia saat ini serta masih banyak lagi.

Kehadiran teknologi yang canggih ini dapat membuat pengaruh besar terhadap kehidupan. Sungguh luar biasa !

Yang perlu kita pertanyakan adalah kemajuan yang pesat atas perkembangan teknologi yang canggih terhadap anak-anak. Di saat perkembangan sangat pesat, anak-anak kecil sudah pandai dengan barang yang selalu ia bawa yaitu handphone. Kenapa begitu ! ya memang begitulah, bahkan handphone tersebut lebih canggih dari milik orangtuanya, dan ini menjadi permasalahan yang serius bagi anak-anak. Karena dengan handphone yang secanggih itu, bahkan lebih canggih dari milik orangtuanya, maka akan banyak fitur-fitur dan menu yang dari internet yang bisa digunakan didalam handphone tersebut dan itu belum pernah kita ketahui, karena itu perlu pengawasan yang baik.

Dilihat dari perkembangannya, anak SD pun yang masih dibawah umur dapat mengoperasikan Handphone tersebut, mereka sudah bisa mendownload gambar/musik/video. Ini sudah tidak asing lagi di mata kita, kalaupun kita tahu apa yang sedang ia lakukan dengan handphone tersebut, maka ketenangan yang akan didapat. Hal yang mengkhawatirkan bagi orangtua adalah jika tidak tahu apa yang sedang dilakukan sang anak, mereka mungkin saja mendownload hal-hal yang menurut kita tidak wajar dan tidak sopan, itu dapat mempengaruhi pikiran mereka dengan barang yang secanggih ini.

Dari pesatnya perkembangan teknologi tersebut, sudah suatu hal yang tidak lazim lagi bagi kita. Teknologi memang selalu akan maju dengan cepat, sesuatu yang seharusnya kita hadapi, sehingga tidak menimbulkan efek yang negatif.

Disaat majunya teknologi handphone, masih banyak lagi teknologi yang berkembang pesat. Dan yang perlu kita cemaskan adalah tayangan TV, yang sudah banyak diperlihatkan. Anak-anak sekarang dipertontonkan sesuatu yang aneh. Padahal ceritanya itu-itu saja dan hanya dibolak-balik saja ceritanya, terkadang pemerannya yang berganti, padahal itu sangat tidak masuk akal, ini sangat membuat anak penasaran dan ingin menonontonnya kembali. Lalu sang anak akan lupa waktu dan kesehariannya akan selalu susah untuk beranjak dari depan televisi. Apalagi acara tersebut dimulai pada saat jam belajar anak-anak sekolah, itu dapat membuat malas sang anak untuk belajar .

Sesuatu yang ada didepan mata kita ini sangat berpengaruh besar, bahwa sekarang dengan tontonan yang diperlihatkan kepada anak-anak, sangat jauh dari sikap untuk dicontoh. Akhirnya, anak-anak sekarang banyak yang mengikuti gaya, trend dan mode sekarang. Itu ia lihat dari televisi, bisa dibayangkan betapa berdampak besar bagi anak-anak untuk mengikuti gaya, sikap / perilaku, pakaian, gaya hidup dan masih banyak lainnya, sementara hal-hal yang positif dan diterima bagi anak-anak masih belum maximal.

Teknologi sangat pesat dizaman Globalisasi ini, di zaman pada saat dari banyak kalangan orang kecanduan dari teknologi tersebut dan ini sangat memprihatinkan. kalau kita lihat lebih jauh, teknologi sangat pesat dan mudah untuk didapat, bahkan anak-anak.

Dari perkembangannya teknologi ini, bisa diperhatikan bahwa memang teknologi akan terus berkembang dan ini adalah sesuatu yang luar biasa, ditambah perkembangannya yang sangat universal (menyeluruh), maka teknologi yang akan terus maju, sudah akan menguasai dunia.

Tentunya, bagi orangtua harus bisa tahu apa yang dikerjakan anak-anaknya. Ternyata, anak-anak sudah mahir atau tidak asing lagi dengan yang namanya game. Memang benar adanya, anak-anak sekarang lebih suka main game daripada belajar, setiap waktu mereka lebih suka untuk bermain game. Yang sekarang lagi di gandrungi anak-anak adalah permainan yang lebih canggih lagi, yaitu game online. Game ini mengakses dengan internet, ini adalah perkembangan yang sungguh luar biasa. Belum lagi, anak-anak beranggapan bahwa game ini sangat mengasyikkan, sehingga waktu terbuang dengan sia-sia. Ini benar-benar kewaspadaan yang luar biasa bagi orangtua.

Terkadang memang anak harus diperhatikan, tidak perlu susah-susah, dengan sebuah kasih sayang dan perhatian, kita bisa terhindar dari itu. Jikalau seluruh anak-anak lebih pintar dari orangtuanya, maka orangtuanya lah yang harus lebih pintar pengetahuannya dari anaknya, karena orangtua akan selalu tahu yng terbaik untuk anaknya, entah perkembangan teknologi yang baik dan buruk yang harus diperhatikan.

Sebenarnya, fenomena tentang perkembangan teknologi ini adalah dilihat dari segi negatifenya saja. Memang dari segi positifnya lah, kemajuan kecerdasan otak anak akan mengalami kemajuan dan menghasilkan energi-energi positif bagi anak tersebut. Tidak semua anakpun terseret ke arah yang kita tidak harapkan, yang perlu kita waspadai adalah bagaimana orangtua menyikapi hal tersebut.

Seharusnya peran orangtualah yang sangat berarti bagi anak-anaknya, selain guru yang mendidik anak tersebut, sehingga menjadi pribadi yang tangguh. Karena anak akan kelak menjadi generasi penerus bangsa, untuk itulah perlu bimbingan yang baik dari orangtua dan harus menjaga komunikasi secara terus-menerus.

Perhatian yang lebih sangat dibutuhkan oleh anak, misalkan waktu untuk belajar dan istirahat seharusnya sudah ter-manage dengan baik. Sebaiknya juga orangtua tidak menyalakan Televisi pada saat jam-jam belajar, itu akan mengganggu konsentrasi anak. Terkadang orangtua sangat ingin menonton acara kesukaannya ditengah anaknya yang sedang serius belajar, ini sangat tidak wajar, padahal orangtua adalah contoh bagi anaknya. Disamping itu, anak sangat membutuhkan motivasi dan penyemangat dari orangtua untuk ia melangkah, kehadirannya sangatlah dibutuhkan oleh sang anak untuk menjamin hari ini dan hari esok kelak.

Di tulis Oleh :

Rendra Rediantoni

Siswa SMK Prudent School, Tangerang

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Bukti Nyata Power Sosial Media; Jonan, Ahok, …

Prayitno Ramelan | | 23 November 2014 | 10:59

Curhat Kang Emil pada Ko Ahok di …

Posma Siahaan | | 23 November 2014 | 16:12

Menikmati Kompasianival 2014 Lewat Live …

Gaganawati | | 23 November 2014 | 06:26

Saliman, Buruh Biasa yang Cepat Tangkap …

Topik Irawan | | 23 November 2014 | 16:44

Maksimalkan Potensi Diri dan Gerak Lebih …

Kompasiana | | 21 November 2014 | 12:11


TRENDING ARTICLES

Menampar SBY dengan Kebijakan Jokowi …

Sowi Muhammad | 9 jam lalu

Dengan Interpelasi, Jokowi Tidak Bisa …

Ibnu Purna | 9 jam lalu

Rangkuman Liputan Acara Kompasianival Akbar …

Tjiptadinata Effend... | 9 jam lalu

Kenaikan Harga BBM, Pandangan di Kalangan …

Indartomatnur | 10 jam lalu

Pak Jokowi Rasa Surya Paloh …

Bedjo Slamet | 13 jam lalu


HIGHLIGHT

Menggali Potensi Diri dengan Travelling …

Detha Arya Tifada | 8 jam lalu

Rinni Wulandari Lebih Melesat… …

Raynadi Salam | 9 jam lalu

Kecardasan Tradisional …

Ihya Ulumuddin | 9 jam lalu

Sebaik-baiknya Tahun adalah Seluruhnya …

Ryan Andin | 10 jam lalu

Tak Sering Disorot Kamera Media, Kerja Nyata …

Topik Irawan | 10 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: