
Dibaca: 359
Komentar: 2
1 dari 1 Kompasianer menilai bermanfaat

Yang saya sampaikan disini adalah mencoba mengedukasi para netter maupun blogger tentang bagaimana mengidentifikasi bisnis atau usaha yang hoax dan yang asli dalam mendatangkan dolar di internet agar tak tertipu karena tertipu bukan hanya berarti mendapatkan informasi yang sia-sia tetapi juga membahayakan email yang diregister. Berikut 7 ciri-ciri yang bisa dicek.
1. Apakah banyak yang sudah berhasil?
Sebuah bisnis online seharusnya memiliki seorang bintang dengan bukti yang bisa dipertanggungjawabkan, skrinsut penghasilan misalnya. Tidak susah mencari orang-orang yang sudah berhasil, cukup join forum-forum bisnis online maka anda akan menemukan informasinya. Biasanya jika sudah menemukan orang-orang yang berhasil, maka bisnis itu sudah pasti membayar beneran.
2. Jarang memberikan janji muluk
Selama ngeblog dan mencari dolar di internet, saya jarang menemukan program yang menjanjikan keuntungan besar dalam waktu instan di informasinya. Misal Adsense, mana pernah Adsense memberitahukan kepada publishernya hitung-hitungan milyaran jika menjadi publisher. Google bahkan hanya menulis “tingkatkan profit anda dengan adword” atau “hasilkan dolar dari situs anda melalui adsense”. Google tahu apa yang pengiklan dan pemasang iklan butuhkan, jadi tidak perlu memberi hitung-hitungan yang menggiurkan pun si mitra bisnis akan bergabung.
3. Jarang pre-launch mengajak bergabung
Clicbank, Google Adsense, Amazon, dan berbagai bisnis online lainnya jarang membuat pre launch dan memberikan informasi untuk segera bergabung sebelum tanggal tertentu untuk mendapatkan profit besar. Biasanya prelaunch dijawab dengan program beta seperti Sitti (Adword Indonesia) yang telah merekrut banyak media besar.
4. Tidak memakai model sales letter
Bisnis online yang bukan jualan produk, tidak pernah memakai sales letter. Informasi dibuat biasa saja dalam sebuah page yang memberikan penjelasan-penjelasan gamblang tentang cara kerjanya seperti apa.
5. Ajak mengajak orang, tidak biasa..
Kembali lagi pengecualian untuk jual produk, bisnis online besar tidak memakai sistem rekrut merekrut dengan link affiliate. Itu hanya dilakukan oleh bisnis jual produk dan MLM.
6. Membagi dolar cuma-cuma itu konyol
Google dan Facebook adalah pemain besar, mereka mendapatkan jutaan user dan jutaan dolar profit itu wajar. Sangat tidak wajar jika Google membagikan keuntungannya secara cuma-cuma ke seluruh pemakainya, bunuh diri terlalu dini. Tetapi beda halnya ketika user menjadi publisher dan membantu Google menyebarkan iklan yang dipasang mitranya melalui adword, itu adalah sebuah usaha yang patut dihargai. Jika membagi uang cuma-cuma atau menyurvei dapet 500$ dengan instan, itu konyol namanya. Harus ada sebuah usaha yang patut dibayar, pebisnis itu bukannya diem-diem dapat uang..mereka punya kerja keras di baliknya.
7. Cek TOS, dengan apa mereka membayar.
Kebiasaan netter dalam bergabung dalam web apapun adalah tidak membaca TOS. Saya termasuk yang tidak baca kecuali bergabung dengan situs yang menjanjikan dolar. Cek bagaimana sistem pembayarannya, apakah lewat Paypal? Western Union? Cek? kalau tidak jelas dibayar dengan cara apa, untuk apa bergabung?
Resapi 7 hal di atas, saya hanya share pengalaman yang bisa menghindarkan netter dan blogger dari jebakan betmen bernama SPAMMER. Pepatah mengatakan belajarlah dari pengalaman, tetapi bukankah lebih cepat lagi jika belajar dari pengalaman orang lain?
Best Regards :D
Kunjungi blog saya untuk opini maupun reportase IT lainnya di http://www.look-j.com atau jadi temen di page http://www.facebook.com/lookj untuk dapet inspirasi dan berita IT yang menarik..