Back to Kompasiana
Artikel

Internet

Syasya

Seorang Istri dan ibu dengan 2 putri. Mencoba menuliskan pengalaman hidup tentang indahnya Indonesia, serta selengkapnya

Pakai Internet Explorer Lebih Mudah Mengupload Scan Dokumen Paspor Online!

REP | 16 August 2012 | 20:53 Dibaca: 708   Komentar: 18   5

Paspor saya  masih ada waktu 11 bulan lagi dan lembarananya juga belum penuh wekekekekek tapi karena dari Vietnam kami akan pindah ke Shandong-RRC yang gak ada KBRI nya maka terpaksa sekaligus maksa suami, sebenernya di Vietnam juga bisa perpanjang tapi  biar bisa sekalian lebaran di tanah air jadinya ngueus di tanah air deh.

Sebenernya saya males banget sih dengan birokrasi Indonesia yang berbelit-belit tapi ternyata di eyang google saya cari tahu bagaimana sih bisa buat paspor yang mudah tanpa diganggu calo. Nah usut punya usut ternyata eyang google banyak memberikan saya masukan katanya kalau mau buat paspor yang gampang online aja.

Jaman emang sudah canggih nih Indonesia mulai melakukan perubahan pelayanan yang mantap xixixixi. Akhirnya saya buka web imigrasi disini

13437664901811881683

sumber, web.imigrasi

Klik menu pra permohonan personal, kemudian akan terlihat tampilan yang lain. Sebaiknya kita isi saja data-data yang diminta sesuai dengan data yang sebenarnya kalau sudah akan ada pilihan lanjut atau kembali. Sebaiknya klik lanjut saja maka akan terlihat menu tampilan yang lain dan akan diminta mengisi data-data lagi sebaiknya isi lagi kalau sudah klik lanjut lagi. Setelah 2 tahapan ini maka kita diminta untuk mengupload dokumen KTP, KK, Akte lahir/Ijazah/Surat Nikah berhubung saya perpanjang paspor maka diminta dokumen paspor lama juga. Semua dokumen  itu telah di scan  jadi mudah bagi kita mengupload nya heheheheh Ingat scannya harus hitam putih jangan berwarna dan harus dalam bentuk JPG gak boleh lebih dari 1,8 MB.

Giliran upload semua dokumen ini nih yang bikin saya mumet wekekekek pasalnya semua dokumen yang sudah saya scan sudah dalam bentuk jpg bukan pdf dan ukurannya juga gak sampai 1,8 MB tapi ternyata setelah di browser gak mau upload tuh dokumen garuk-garuk kepala sampai heran. Sampai semaleman saya mencoba melakukannya padahal gak ada yang salah dengan semua dokumen saya owalah semuanya sesuai permintaan mereka. Sudah hampir putus asa saya melakukanya  tapi ternyata perjuangan saya tak sia-sia segala daya dan upaya sampai keringet dingin juga ternyata “berhasil”

Rahasia saya sampai berhasil karena pertama saya melakukan pengisian data dan upload dokumen mengunakan Google Chrome, terus ganti deh dengan Mozilla Firefox tetep gak berhasil ehhhhhhhhhhhh gak taunya saya pakai Internet Explorer baru deh berhasil mengupload semua dokumen gak sampai 5 menit sudah selesai hihihihih.

Tahap selanjutnya adalah kita diminta memilih kanim mana dan tanggal berapa kita mau ferivikasi ke kantor imigrasi. Setelah kanim dan tanggal kita pilih baru deh kita print bukti prapermohonan paspor. Semua dokumen asli kita bawa seperti KTP, KK, Akte lahir, Ijazah, Surat nikah dan semua dokumen itu kita fotocopy kemudia beli formulir pembuatan paspor jangan lupa bukti prapermohonan paspor kita sertakan. Setelah semua berkas di terima kita cuma tinggal tunggu giliran untuk bayar rp. 255 rb kemudian foto dan wawancara saja. Kalau sudah baru deh tunggu 4 hari kerja paspor kita sudah jadi. Dengan cara pendaftaran pembuatan paspor secara online ini kita bisa menyingkat waktu datang ke kantor imigrasi jadi gak perlu berkali-kali datangnya.

Sayang ketika saya mau perpanjang paspor si sulung ada sedikit kendala terpaksa deh mesti bolak balik juga hiks tapi gpp deh semua itu pelajaran buat saya untuk lebih hati-hati lagi dalam menyiapkan segala dokumen agar kelak dikemudian hari gak jadi masalah.

Salam Sya, 2012.08.16

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Transjakarta vs Kopaja AC, Pengguna Jasa …

Firda Puri Agustine | | 31 October 2014 | 12:36

Kenapa Orang Jepang Tak Sadar Akan Kehebatan …

Weedy Koshino | | 30 October 2014 | 22:57

Juru Masak Rimba Papua Ini Pernah Melayani …

Eko Sulistyanto | | 31 October 2014 | 11:39

Green Bay dan Red Island Beach, Dua Pesona …

Endah Lestariati | | 31 October 2014 | 11:47

Ayo Wujudkan Rencana Kegiatan Sosialmu …

Kompasiana | | 31 October 2014 | 10:19


TRENDING ARTICLES

Inikah Sinyal PKS Bakal Cabut UU Pornografi? …

Gatot Swandito | 2 jam lalu

Hasil Evaluasi Timnas U-19: Skill, Salah …

Achmad Suwefi | 6 jam lalu

Kabinet Jokowi Tak Disukai Australia, Bagus! …

Aqila Muhammad | 6 jam lalu

Menjawab Keheranan Jokowi …

Raden Suparman | 7 jam lalu

Pencitraan Teruus??? …

Boyke Pribadi | 8 jam lalu


HIGHLIGHT

(MA), Hakim dan Komisi Yudisial …

Muhammad Farhan | 8 jam lalu

Tessy Sang “Ksatria” Versus …

Pasti.golput | 8 jam lalu

Nangkring Bareng Paula Meliana …

Mila Vanila | 8 jam lalu

Sang Pelipur [Bingung] …

. .em-has | 8 jam lalu

Saya Mau Mempromosikan Jokowi di Luar Negeri …

Danielhombing | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: