Back to Kompasiana
Artikel

Internet

Aziz Bachtiar Cendekiawan

Mahasiswa Ilmu Komunikasi UIN Sunan Kalijaga, Owner EAZY Group (Apple Reseller & Eazy Clothing), freelance selengkapnya

Aplikasi Chatting yang Lengkap di Smartphone dan PC dengan Fitur Telepon Gratis

OPINI | 16 December 2012 | 09:43 Dibaca: 1435   Komentar: 0   0

Sekarang aplikasi untuk chatting semakin bervariasi. Setelah beberapa tahun ini Blackberry Messenger sempat booming (walaupun sekarang penggunanya di negara-negara maju turun drastis). Kemudian dilanjutkan dengan WhatsApp yang bisa digunakan di iOS, Android dan Blackberry, sekerang ada satu lagi competitor, yaitu LINE. Aplikasi ini lebih lengkap karena selain bisa dipakai di iOS, android dan blackberry, sekarang sudah bisa dipakai di windows phone bahkan computer desktop dan mac sudah tersedia.

LINE adalah aplikasi pesan instan (instant messaging) untuk smartphone dan PC. Selain untuk melakukan kirim pesan teks, line juga bisa mengirim gambar, video, pesan suara dan melakukan panggilan suara secara gratis. Line diluncurkan pada tanggal 23 Juni 2011 oleh NHN Jepang setelah gempa Tohoku. NHN Jepang menyadari betapa nyaman sistem komunikasi rusak itu dan menemukan bahwa layanan data akan bekerja dan lebih efisien. Mereka memutuskan untuk merancang sebuah aplikasi yang dapat diakses oleh smartphone, tablet dan dekstop yang bekerja pada jaringan internet dan akan layanan ini secara gratis dapat digunakan, bahkan untuk melakukan telepon.

Nama Line berasal dari fakta setelah orang-orang harus antri, berbaris di luar telepon umum, membentuk sebuah garis (Line), karena setelah gempa bumi, telepon umum menjadi alat komunikasi utama yang diprioritaskan. Pada akhir Oktober 2011, Line sempat mengalami gangguan server karena overload (kelebihan pengguna) yang secara tidak terduga perkembangannya tumbuh sangat cepat di seluruh dunia. Hal ini menyebabkan pengguna Line terganggu karena pesan yang mereka kirim tertunda beberapa waktu. Setelah dilakukan evaluasi, NHN Jepang mengadopsi teknologi Hbase sebagai penyimpanan utama untuk pesan, kontak, profil dan group yang menjadi salah satu fitur di Line.

Pada tanggal 3 Juli 2012, NHN Jepang mengumumkan fitur baru, yaitu Home dan Timeline. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk berbagi perkembangan terakhir mereka secara real time, hampir mirip dengan jejaring sosial. Awal April 2012, Naver memperluas penggunaan Line ke perangkat komputer. Line kini sudah tersedia untuk  Mac dan Windows.

Saat ini LINE dapat diunduh gratis di App Store (bagi pengguna iPhone, iPad dan iPod Touch) dan di Googlee Play bagi pengguna Android.

Jika dibandingkan dengan pendahulunya yang lebih dulu populer, Blackberry Messengger dan WhatssApp, Line mempunyai beberapa keunggulan

1. Line memberikan layanan free call, telepon gratis antar sesame pengguna Line. Layanan ini tidak memakan pulsa, hanya memakai koneksi data internet, bisa dari paket internet dari provider atau dari koneksi wifi

2. Group di Line bisa menampung anggota hingga 100 orang, bandingkan dengan blackberry messanger yang hanya bisa bisa maksimal 30 orang, atau whattapp yang hanya 11 orang maksimal.

3. Sticker, seperti emoticon namun lebih besar dan lebih variatif bentuknya. Sesuai dengan namanya, memang sticker ini merupakan keunggulan di Line. Pengguna bisa mengunduh sticker-sticker secara gratis di Line, yang berbayar juga ada. Beberapa sticker hanya ada di waktu tertentu, missal untuk menyambut Olimpiade 2012.

Naver, perusahaan asal Jepang yang mengembangka aplikasi ini juga meluncurkan beberapa aplikasi terpisah yang masih ada kaitannya dengan Line, seperti Line Camera, Line Card, Line Brush, Line POP, Cartoon Wars, HD Burst, Line Tools, Line Café dan lain-lain. Beberapa aplikasi tersebut sudah bisa diunduh gratis di iOS dan android.

Sampai bulan November 2012, aplikasi ini telah diunduh oleh 74 jt pengguna dari seluruh dunia dan dipakai di lebih dari 230 negara.

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Tuntutan Kenaikan Upah Buruh yang Tak …

Agus Setyanto | | 31 October 2014 | 13:14

Soal Pembully Jokowi, Patutkah Dibela? …

Sahroha Lumbanraja | | 30 October 2014 | 20:35

“Nangkring” bareng Tanoto …

Kompasiana | | 27 October 2014 | 10:31

Hanya Kemendagri dan Kemenpu yang Memberi …

Rooy Salamony | | 31 October 2014 | 11:03

Ayo Wujudkan Rencana Kegiatan Sosialmu …

Kompasiana | | 31 October 2014 | 10:19


TRENDING ARTICLES

Inikah Sinyal PKS Bakal Cabut UU Pornografi? …

Gatot Swandito | 3 jam lalu

Hasil Evaluasi Timnas U-19: Skill, Salah …

Achmad Suwefi | 7 jam lalu

Kabinet Jokowi Tak Disukai Australia, Bagus! …

Aqila Muhammad | 7 jam lalu

Menjawab Keheranan Jokowi …

Raden Suparman | 7 jam lalu

Pencitraan Teruus??? …

Boyke Pribadi | 8 jam lalu


HIGHLIGHT

Senandung Rindu …

Ariesa Putris | 8 jam lalu

Perlukah Bbm Naik Karena Subsidi Jebol? …

Shohibul Hadi | 8 jam lalu

Serba Salah: Jokowi dan AM Tukang Tusuk Sate …

Stephanus Jakaria | 8 jam lalu

Hati Beling …

Binoto Hutabalian | 8 jam lalu

Berkaca Pada Dekrit Presiden …

Haries Sutanto | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: