Back to Kompasiana
Artikel

Internet

Valentino

Hanya Seorang Pemimpi

Mengapa Masyarakat Indonesia Menyukai Facebook?

REP | 08 January 2013 | 06:25 Dibaca: 4481   Komentar: 0   9

1357601514585388930

(prettypleaseus.files.wordpress.com)

Untuk menjawab ini, tentu anda memiliki pendapat tersendiri. Namun untuk menjawabnya, sebaiknya kita lihat terlebih dahulu beberapa fakta mengenai pengguna Facebook Indonesia .

Data Pengguna Facebook Indonesia

Statistik pengguna Facebook di Indonesia di penghujung tahun 2012, menurut quintly.com per 28 Desember 2012, mengalami peningkatan +17.18 % dalam 6 bulan terakhir atau  7.530.120 user. Secara total pengguna Facebook di Indonesia hingga saat ini masih bertahan di urutan ke 4 dengan total pengguna sebanyak 51.362.000 user (dengan mengabaikan masalah unique user, dimana satu orang benar-benar memiliki satu akun saja). Apabila angka ini dibandingkan dengan total populasi, maka penetrasi pengguna Facebook telah mencapai 21.09%

1357600372652920049

Perubahan Pengguna Facebook dalam 6 bulan terakhir (sumber: quintly.com, 28 Desember 2012)

Dari jumlah tersebut,  menurut checkfacebook.com, pengguna usia muda

  • Usia 18 - 24 tahun sebanyak 43,1% atau 22.088.420 pengguna
  • Usia 16 - 17 tahun sebanyak 14.3% atau 7.335.900 pengguna
  • Usia 13 - 15 tahun sebanyak 10% atau 5.148.240 pengguna

Apabila kelompok usia 13 hingga 24 tahun dapat dianggap sebagai kelompok muda, apalagi terjadi banyak kasus dimana banyak pengguna dibawah usia 13 sering menggunakan usia yang lebih tua saat mendaftar, maka jumlah tersebut dapat mencapai 67,4% atau 34.572.560 pengguna.

13576004511077992034

distribusi usia pengguna Facebook (Sumber : checkfacebook.com, 28 Desember 2012)

Sementara itu apabila menggunakan data dan asumsi tahun 2013, seperti tulisan saya yang menyebutkan 18-19 Juta Pengguna Baru Internet di 2013 Didominasi Kalangan “Middle Class”, mungkin kita dapat melihat pertumbuhan pengguna Facebook Indonesia dalam 3 tahun terakhir.  Peningkatan jumlah pengguna Facebook di tahun 2012, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan di tahun 2011, yaitu 22.94% . Dengan pertumbuhan 9,58 juta, terlihat jumlahnya lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan pengguna internet di tahun yang sama, yaitu hanya 6,57 menurut MarkPlus Insight 2012.

13576071801311357155

Perbandingan Pengguna Facebook (Sumber: Koleksi Pribadi)

Dengan asumsi bahwa di tahun 2013, tingkat pertubuhan pengguna Facebook Indonesia  tetap seperti tahun 2012, yaitu 22.94%, maka diperkirakan di tahun 2013 nanti, jumlah pengguna Facebook dapat mencapai 63.145.727 pengguna atau mengalami kenaikan sebesar 11,78 juta . Jumlah ini dapat dikatakan cukup logis, karena perkirakan kenaikan pengguna internet pad atahun 2013 baik menurut APJII maupun MarkPlus Insight berkisar antara 18- 19 juta pengguna.

Jika dilihat dari penetrasi jumlah pengguna Facebook terhadap pengguna Internet pada tabel di atas, dimana pada tahun 2011, sebesar 83,11% dan di tahun 2013 diasumsikan sebesar 78,60%. Maka data ini tidak jauh berbeda dengan apa yang di laporkan oleh emarketer.com, pada tanggal 12 April 2012,  yang menyebutkan bahwa 82,5% pengguna internet di Indonesia (online user) mengakses Facebook. Dapat kita lihat perbandingannya dengan Canada, Amerika Serikat, Argentina dan India.

13576005441806520335

Sumber : emarketer.com, 12 April 2012

Apakah jumlah tersebut menandakan semuanya aktif menggunakan Facebook? Belum tentu juga, tetapi jumlah pengguna aktif sesungguhnya kemungkinan besar masih tetap banyak. Anggaplah pengguna Facebook angkatan pertama di Indonesia  sudah jenuh dan antipati, maka kalkulasinya mungkin seperti ini. Menurut nickburcher.com dimana  jumlah pengguna Facebook Indonesia disebutkan pada awal bulan Juli 2008 berjumlah 209.760, kemudian meningkat di awal bulan Juli 2009 menjadi  6.496.960 dan kemudian meningkat lagi di bulan Juli 2010 menjadi 25.912.960. Jika pengguna Facebook sampai dengan angkatan 2009 semuanya telah menutup akun Facebook, maka masih tersisa 51.362.000 - 6.496.960 = 44.865.040 pengguna.  Jumlah ini masih cukup tinggi, karena memiliki penetrasi terhadap penduduk Indonesia 2012 yaitu 18,67% dan pentrasi terhadap pengguna internet tahun 2012 sebesar 72,60%.

Mengapa Masyarakat Indonesia Menyukai Facebook?

Kembali pada pertanyaan pada judul tulisan ini, mengapa Masyarakat kita menyukai Facebook. Bagi anda yang memilik pendapat sendiri, silahkan nanti dikemukakan. Namun untuk mengambil jawaban dari para pemerhati media sosial atau juga pengguna Facebook Indonesia, saya mengambil berita berbahasa inggris, techinasia.com, pada tanggal 7 Maret 2011, yang ditulis oleh Julian Sukmana Putra. Dari namanya kita tahu bahwa penulis adalah orang Indonesia, seorang konsultan sebuah perusahaan multi-nasional IT di Indonesia

Menurut Julian, menurut jawaban yang diambilnya dari http://www.quora.com/Why-is-Facebook-so-popular-in-Indonesia, disebutkan bahwa,

  • Alasan pertama adalah budaya. “Indonesia adalah Facebook dalam kehidupan nyata. Budaya Indonesia didasarkan pada berbagi, komunikasi dan solidaritas “, kata Danny Hefer, menjawab pertanyaan di Quora. Facebook memfasilitasi masyarakat Indonesia untuk berhubungan dengan keluarga, teman dan orang-orang penting dalam hidup mereka dengan mudah. Itulah mengapa orang-orang menyukainya begitu banyak
  • Selain pengaruh budaya, kecenderungan masyarakat Indonesia untuk mengikuti tren. Hal ini berlaku tidak hanya untuk Facebook, tetapi juga untuk Twitter dan Foursquare, yang telah mengalami pertumbuhan yang signifikan di Indonesia.
  • Karena semakin banyak orang bisa terhubung melalui Facebook, mereka seolah-olah tidak bisa menolak untuk bergabung karena sebagian besar teman-teman mereka berada di sana. “Sederhananya, atas tekanan teman sebaya”, kata Rama Mamuaya, Pendiri Indonesia tech-startup blog, DailySocial.net.
  • Menurut Ronny Haryanto, Many Indonesians like to show off, or don’t want to lose face. Status updates, photos, etc. are good for that. e.g. “Dinner at , again. “, “Enjoying holiday in Bali, again.”, “Liking my new Louboutin shoes”, and so on. [This point is debatable, and is probably not the main reason.] Facebook is free. It wouldn’t be half as popular if Facebook charged even $0.01 for access. [This is, of course, speculative.]

Jawaban lainnya, yang saya ambil langsung dari Quora.com antara lain,

  • Menurut Aulia Masna, Editor at DailySocial, tekanan teman sebaya sangat kuat. Ada banyak orang yang tahu Facebook, tetapi belum pernah mendengar tentang internet. Beberapa berpikir bahwa Facebook adalah penemuan BlackBerry sehingga mereka membeli perangkat BlackBerry hanya untuk menggunakan Facebook. Setelah banyak orang tau bahwa menggunakan produk Cina yang murah dapat digunakan untuk mengakses Facebook, “the whole market just exploded”.
  • Lain lagi menurut Dwi Rezeki Kirana Bangun mahasiswa STAN 2010, menurutnya semua orang ingin menjadi terkenal dan popular sama seperti ketika menggunakan Friendster. Anda ingin bisa terhubung ke orang lain, teman-teman, dan keluarga. Terutama, anda bisa mendapatkan kencan dengan menggunakan Facebook. Hanya menempatkan status hubungan anda dengan single, teman anda akan tahu bahwa anda boleh di dekati. Jadi, mereka bisa mencoba untuk mendekati anda. Facebook adalah tempat yang tepat untuk memamerkan diri. Baik itu melalui foto anda, update status, video, dan status hubungan anda.

Ya, rata-rata beranggapan bahwa mereka ada di sana karena teman sebaya atau keluarga mereka ada di sana. Walau ada yang mengatakan “saya terpaksa menggunakannya”, namun terlihat mereka juga dapat menikmatinya. Bagaimana dengan anda?

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Lolo Sianipar, Sukses Menjalankan Bisnis …

Erri Subakti | | 23 October 2014 | 19:54

Pak Jokowi, Rakyat Cuma Ingin Bahagia… …

Eddy Mesakh | | 23 October 2014 | 19:57

[YOGYAKARTA] Daftar Online Nangkring bersama …

Kompasiana | | 02 October 2014 | 11:06

Gesture …

Pm Susbandono | | 23 October 2014 | 19:05

Ikuti Blog Competition dan Nangkring di IIBF …

Kompasiana | | 12 October 2014 | 18:25


TRENDING ARTICLES

Kaesang: Anak Presiden Juga Blogger …

Listhia H Rahman | 8 jam lalu

Akankah Pemkot Solo Berani Menyatakan Tidak …

Agus Maryono | 11 jam lalu

Jokowi-JK Tak Kompak, Langkah Buruk bagi …

Erwin Alwazir | 11 jam lalu

Jonru Si Pencinta Jokowi …

Nur Isdah | 13 jam lalu

Pak Presiden, Kok Sederhana Banget, Sih! …

Fitri Restiana | 13 jam lalu


HIGHLIGHT

Selusur Goa, Mengingat Kembali Stalaktit dan …

Mentari_elart | 8 jam lalu

Jokowi Ngetest DPR …

Herry B Sancoko | 8 jam lalu

Penderita Lumpuh Layu Itu Hidupi Dua Kakak …

Asep Rizal | 8 jam lalu

Jalasveva Jayamahe, Mengembalikan Kejayaan …

Topik Irawan | 9 jam lalu

Buah Strawberry untuk Kesehatan Jantung …

Puri Areta | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: