Back to Kompasiana
Artikel

Internet

Fauzan

Biografi belum ada untuk saat ini, lain kali akan saya ceritakan lebih lanjut yah.

Jadi, Anda Ingin Tahu Berapa Harga Pembuatan Website?

OPINI | 11 March 2013 | 11:11 Dibaca: 2781   Komentar: 11   2

Jika Anda membuka penelusuran internet dengan kata kunci “pembuatan website murah”, Ada ratusan entry yang menawarkan jasa pembuatan website murah. Harganya bervariasi, mulai dari Rp.50 ribu hingga puluhan juta rupiah. Di sini tentunya Anda akan bertanya-tanya, kenapa harganya bisa bervariasi seperti itu. Mengapa ada harga yang sangat murah, atau mungkin Anda mengira ada yang memasang harga terlalu mahal (overpriced)?

13629748561816181415Sebelum mengurai kenapa bisa muncul harga yang bervariasi seperti itu, kita harus mengetahui apa saja yang dibutuhkan untuk membuat website. Yang jelas, biaya yang dikeluarkan untuk infrastruktur pembuatan website saja bisa lebih dari Rp.50 ribu, dengan rincian sebagai berikut:

  1. Domain, merupakan alamat dari situs Anda. Harga per tahunnya Rp.100 ribu, dan harus diperpanjang untuk tiap tahunnya jika Anda ingin terus menggunakan.
  2. Server hosting, untuk paket shared sebagai paket awal website, harga per tahunnya bisa mencapai Rp100-200 ribu. Jika website direncanakan akan memiliki traffic yang tinggi, paket hosting bisa lebih mahal lagi.
  3. Biaya koneksi internet, listrik, dan komunikasi dengan klien, kurang lebih Rp.200ribu

Di sini kita bisa melihat bahwa paling tidak total infrastruktur untuk pembuatan website bisa mencapai Rp.500 ribu. Jika ada yang membuka harga di bawah itu, otomatis ada apa-apanya. Beberapa hal bisa dikorbankan untuk menekan harga, semisal pemilihan hosting yang oversell (pemakaian di luar kapasitas) dan domain gratisan.

Mengorbankan pemilihan server bisa berdampak fatal. Server yang tidak tangguh akan berdampak pada website yang tidak reliable. Jika server tidak tangguh, ketercapaian website pada pengunjung menjadi terhambat karena akses yang lambat. Tidak hanya itu, mesin pencari (Google-Bing) akan sukar mengindeks website yang tidak reliable sehingga hasil pencarian akan menjadi buruk.

Penggunaan domain gratisan juga sangat tidak disarankan bagi Anda yang ingin membuat website. Tidak ada kontrol penuh dari Anda, dan bahkan traffic yang sudah susah payah Anda bangun bisa hilang begitu saja diambil oleh perusahaan yang memberikan. Contoh kasus terbaru adalah layanan (sub) domain co.cc yang tiba-tiba saja mematikan layanan milik mereka.

Postingan selanjutnya saya akan menjabarkan, mengapa ada pembuatan website yang harganya bisa mencapai puluhan juta rupiah. Bagi para pembaca, kritik-saran sangat saya harapkan dari artikel ini.

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Menghadiri Japan Halal Expo 2014 di Makuhari …

Weedy Koshino | | 27 November 2014 | 16:39

Ini Curhat Saya dan Curhat Pak Ganjar …

Ratih Purnamasari | | 28 November 2014 | 07:28

Ditangkapnya Nelayan Asing Bukti Prestasi …

Felix | | 28 November 2014 | 00:44

Masih Perlukah Pemain Naturalisasi? …

Cut Ayu | | 28 November 2014 | 08:26

Ikuti Lomba Resensi Buku “Revolusi …

Kompasiana | | 08 November 2014 | 15:08


TRENDING ARTICLES

Yang Bodoh Sekali Itu Tedjo Edhy ataukah …

Daniel H.t. | 9 jam lalu

Ini Kata Mahasiswa Vietnam tentang …

Hizkia Huwae | 13 jam lalu

Ngoplak Bareng Pak Jonan, Pak Ahok, Pak …

Priadarsini (dessy) | 13 jam lalu

Polisi Serbu Mushollah Kapolri Diminta Minta …

Wisnu Aj | 15 jam lalu

Demi Kekuasaan, Aburizal Mengundang Prabowo …

Daniel H.t. | 17 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: