Back to Kompasiana
Artikel

Internet

Fauzan

Biografi belum ada untuk saat ini, lain kali akan saya ceritakan lebih lanjut yah.

Jadi, Anda Ingin Tahu Berapa Harga Pembuatan Website?

OPINI | 11 March 2013 | 11:11 Dibaca: 2675   Komentar: 10   2

Jika Anda membuka penelusuran internet dengan kata kunci “pembuatan website murah”, Ada ratusan entry yang menawarkan jasa pembuatan website murah. Harganya bervariasi, mulai dari Rp.50 ribu hingga puluhan juta rupiah. Di sini tentunya Anda akan bertanya-tanya, kenapa harganya bisa bervariasi seperti itu. Mengapa ada harga yang sangat murah, atau mungkin Anda mengira ada yang memasang harga terlalu mahal (overpriced)?

13629748561816181415Sebelum mengurai kenapa bisa muncul harga yang bervariasi seperti itu, kita harus mengetahui apa saja yang dibutuhkan untuk membuat website. Yang jelas, biaya yang dikeluarkan untuk infrastruktur pembuatan website saja bisa lebih dari Rp.50 ribu, dengan rincian sebagai berikut:

  1. Domain, merupakan alamat dari situs Anda. Harga per tahunnya Rp.100 ribu, dan harus diperpanjang untuk tiap tahunnya jika Anda ingin terus menggunakan.
  2. Server hosting, untuk paket shared sebagai paket awal website, harga per tahunnya bisa mencapai Rp100-200 ribu. Jika website direncanakan akan memiliki traffic yang tinggi, paket hosting bisa lebih mahal lagi.
  3. Biaya koneksi internet, listrik, dan komunikasi dengan klien, kurang lebih Rp.200ribu

Di sini kita bisa melihat bahwa paling tidak total infrastruktur untuk pembuatan website bisa mencapai Rp.500 ribu. Jika ada yang membuka harga di bawah itu, otomatis ada apa-apanya. Beberapa hal bisa dikorbankan untuk menekan harga, semisal pemilihan hosting yang oversell (pemakaian di luar kapasitas) dan domain gratisan.

Mengorbankan pemilihan server bisa berdampak fatal. Server yang tidak tangguh akan berdampak pada website yang tidak reliable. Jika server tidak tangguh, ketercapaian website pada pengunjung menjadi terhambat karena akses yang lambat. Tidak hanya itu, mesin pencari (Google-Bing) akan sukar mengindeks website yang tidak reliable sehingga hasil pencarian akan menjadi buruk.

Penggunaan domain gratisan juga sangat tidak disarankan bagi Anda yang ingin membuat website. Tidak ada kontrol penuh dari Anda, dan bahkan traffic yang sudah susah payah Anda bangun bisa hilang begitu saja diambil oleh perusahaan yang memberikan. Contoh kasus terbaru adalah layanan (sub) domain co.cc yang tiba-tiba saja mematikan layanan milik mereka.

Postingan selanjutnya saya akan menjabarkan, mengapa ada pembuatan website yang harganya bisa mencapai puluhan juta rupiah. Bagi para pembaca, kritik-saran sangat saya harapkan dari artikel ini.

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Melihat Lagi Fenomena Jokowi di Bentara …

Hendra Wardhana | | 25 October 2014 | 05:13

Bertualang dalam Lukisan Affandi …

Yasmin Shabrina | | 25 October 2014 | 07:50

Ikuti Blog Competition “Aku dan …

Kompasiana | | 30 September 2014 | 20:15

Pengabdi …

Rahab Ganendra | | 24 October 2014 | 22:49

Ikuti Blog Competition dan Nangkring di IIBF …

Kompasiana | | 12 October 2014 | 18:25


TRENDING ARTICLES

Jokowi Bentuk Kabinet Senin dan Pembicaraan …

Ninoy N Karundeng | 5 jam lalu

Kursi Gubernur Ahok dan Ambisi Mantan Napi …

Zulfikar Akbar | 10 jam lalu

Jangan Musuhi TVOne, Saya Suka Tendangan …

Erwin Alwazir | 11 jam lalu

Jokowi Ajak Sakit-sakit Dulu, Mulai dari …

Rahmad Agus Koto | 11 jam lalu

Gayatri, Mahir Belasan Bahasa? …

Aditya Halim | 15 jam lalu


HIGHLIGHT

Kekecewaan Penyumbang Pakaian Bekas di …

Elde | 8 jam lalu

Takut Pada Presiden Jokowi, Malaysia Bongkar …

Febrialdi | 8 jam lalu

Melihat dari Film II …

Nilam Sari Halimah | 8 jam lalu

Cara Efektif Menghafal …

Masykur | 8 jam lalu

Sembilu Cinta …

Christian Kelvianto | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: