Back to Kompasiana
Artikel

Internet

Faisal Sidiq

Teknisi dalam bidang instrumentasi industri pengolahan tambang mineral dan ketenagalistrikan. Sekarang menangani instrumentasi security system selengkapnya

E-KTP: Teknologi Chip RFID

OPINI | 09 May 2013 | 01:23 Dibaca: 1245   Komentar: 16   3

Sebuah chip RFID-Radio Frequency IDentification ditanam” pada bidang e-KTP selanjutnya disebut card (kartu). Pemindainya disebut RFID reader (pembaca).

e-KTP pada prinsipnya merupakan perkembangan dari teknologi sistem barcode yang masih banyak digunakan untuk menyortir barang belanjaan di supermarket. Sistem barcode menerjemahkan kode batang ke numerik. Sedang kartu e-KTP ketika di gesek (swiped) RFID reader akan membaca serial number yang ada pada kartu e-KTP. Dan layar monitor komputer yang terhubung dengan server database kependudukan (internet) akan menampilkan identitas seorang penduduk sesuai yang tertera pada kartu e-KTP. Itulah sebabnya kartu e-KTP tidak perlu di foto kopi.

Jadi e-government nantinya wajib menyediakan card reader di kantor-kantor pemerintahan demikian pula lembaga dan instansi lainnya.

Untuk kantor-kantor pemerintahan, lembaga atau instansi yang belum mempunyai card reader boleh menerima foto kopi e-KTP. Mesin foto kopi tidak merusak chip yang “tertanam” dalam kartu e-KTP.

Chip yang tertanam pada bidang e-KTP tidak ketahuan letaknya dimana karena telah tertutup oleh lembaran laminating yang bertuliskan identitas pemiliki e-KTP. Itulah sebabnya e-KTP tidak boleh di stapler. Dikhawatirkan biji stapler mengenai chip dan serial number kartu e-KTP tidak bisa dibaca oleh card reader.

Serial number sesuatu yang unik dalam e-KTP. Serial number pembeda e-KTP satu dengan lainnya. Historical serial number sebuah e-KTP harus disimpan rapih oleh administrator untuk menghindari pemalsuan e-KTP. Berubahnya serial number sebuah e-KTP menandakan telah dilakukan penggantian kartu.

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Perjalanan Malam Hari di Jalur Pantura …

Topik Irawan | | 24 July 2014 | 15:41

Hasil SPP2013: Nasib Petani Tanaman Pangan …

Kadir Ruslan | | 24 July 2014 | 05:48

Muda Kaya dan Bahagia …

Radixx Nugraha | | 24 July 2014 | 03:25

Rumah “Unik” Majapahit …

Teguh Hariawan | | 24 July 2014 | 15:27

Ikuti Lomba Resensi Buku Tanoto Foundation! …

Kompasiana | | 11 July 2014 | 16:12


TRENDING ARTICLES

Sengketa Pilpres 2014 Akhirnya Berujung di …

Mawalu | 11 jam lalu

Inilah Salah Satu Warisan Terbaik Pak Beye …

Raisa Atmadja | 12 jam lalu

Timnas U-19 Batal Tampil di Spanyol …

Achmad Suwefi | 13 jam lalu

Akhirnya Prabowo-Hatta Melangkah ke MK …

Bang Pilot | 19 jam lalu

Jokowi “Penyebar Virus” kepada …

Hendrik Riyanto | 19 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: