Back to Kompasiana
Artikel

Internet

Faisal Sidiq

Teknisi dalam bidang instrumentasi industri pengolahan tambang mineral dan ketenagalistrikan. Sekarang menangani instrumentasi security system selengkapnya

E-KTP: Teknologi Chip RFID

OPINI | 09 May 2013 | 01:23 Dibaca: 1212   Komentar: 16   3

Sebuah chip RFID-Radio Frequency IDentification ditanam” pada bidang e-KTP selanjutnya disebut card (kartu). Pemindainya disebut RFID reader (pembaca).

e-KTP pada prinsipnya merupakan perkembangan dari teknologi sistem barcode yang masih banyak digunakan untuk menyortir barang belanjaan di supermarket. Sistem barcode menerjemahkan kode batang ke numerik. Sedang kartu e-KTP ketika di gesek (swiped) RFID reader akan membaca serial number yang ada pada kartu e-KTP. Dan layar monitor komputer yang terhubung dengan server database kependudukan (internet) akan menampilkan identitas seorang penduduk sesuai yang tertera pada kartu e-KTP. Itulah sebabnya kartu e-KTP tidak perlu di foto kopi.

Jadi e-government nantinya wajib menyediakan card reader di kantor-kantor pemerintahan demikian pula lembaga dan instansi lainnya.

Untuk kantor-kantor pemerintahan, lembaga atau instansi yang belum mempunyai card reader boleh menerima foto kopi e-KTP. Mesin foto kopi tidak merusak chip yang “tertanam” dalam kartu e-KTP.

Chip yang tertanam pada bidang e-KTP tidak ketahuan letaknya dimana karena telah tertutup oleh lembaran laminating yang bertuliskan identitas pemiliki e-KTP. Itulah sebabnya e-KTP tidak boleh di stapler. Dikhawatirkan biji stapler mengenai chip dan serial number kartu e-KTP tidak bisa dibaca oleh card reader.

Serial number sesuatu yang unik dalam e-KTP. Serial number pembeda e-KTP satu dengan lainnya. Historical serial number sebuah e-KTP harus disimpan rapih oleh administrator untuk menghindari pemalsuan e-KTP. Berubahnya serial number sebuah e-KTP menandakan telah dilakukan penggantian kartu.

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Fort Marlborough dan Tugu Thomas Parr, Saksi …

Sam Leinad | | 21 April 2014 | 12:34

Dekati ARB, Mahfud MD Ambisius Atau …

Anjo Hadi | | 21 April 2014 | 09:03

Menjadi Sahabat Istimewa bagi Pasangan Kita …

Cahyadi Takariawan | | 21 April 2014 | 07:06

Bicara Tentang Orang Pendiam dan Bukan …

Putri Ratnaiskana P... | | 21 April 2014 | 10:34

Yuk, Ikuti Kompasiana Nangkring bareng …

Kompasiana | | 15 April 2014 | 20:47


TRENDING ARTICLES

Demonstrasi KM ITB: Otokritik untuk …

Hendra Wardhana | 7 jam lalu

Bagaimana Rasanya Bersuamikan Bule? …

Julia Maria Van Tie... | 12 jam lalu

PDIP dan Pendukung Jokowi, Jangan Euforia …

Ethan Hunt | 13 jam lalu

Akuisisi BTN, Proyek Politik dalam Rangka …

Akhmad Syaikhu | 14 jam lalu

Jokowi-JK, Ical-Mahfudz, Probowo-…? …

Syarif | 16 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: