Back to Kompasiana
Artikel

Internet

Fauzan Abdurrahman

Biografi belum ada untuk saat ini, lain kali akan saya ceritakan lebih lanjut yah.

Menghindari Program Pelacak PRISM Paman Sam

REP | 17 June 2013 | 16:50 Dibaca: 312   Komentar: 2   0

Anda pasti sudah mendengar bahwa pemerintah Amerika Serikat memata-matai para pengguna internet. Tiap pengguna internet yang menggunakan jalur fiber ke negara Paman Sam tersebut dipastikan sudah disadap oleh Amerika. Ini berarti tidak hanya warga Amerika Serikat saja yang dimonitor, melainkan penduduk di luar wilayah Amerika yang secara aktif menggunakan internet.

1371462282732970512

Salah seorang mantan analis CIA membocorkan hal ini. Edward Snowden, sang analis, menyebutkan bahwa proyek PRISM (program yang memata-matai tersebut) sudah berlangsung selama tujuh tahun belakangan. Beberapa situs besar terlibat dalam proyek PRISM, seperti Microsoft, Yahoo, Google, Facebook, Apple, dan AOL.

Sampai sini, kita bisa membuat berbagai pertimbangan agar tidak terlacak program PRISM yang jelas-jelas melibatkan berbagai perusahaan internet dan telekomunikasi besar dunia tersebut. Berikut tips yang dipaparkan oleh situs ExtremeTech.

  1. Berhenti menggunakan situs jejaring sosial. Snowden menjelaskan bahwa pemerintah AS memiliki akses langsung ke server Facebook, Microsoft, dan Google.
  2. Berselancar dengan HTTPS. Jika Anda pengguna Chrome atau Firefox, Anda dapat menginstall add-on browser EFF HTTPS Everywhere. Namun sepertinya Amerika sudah memiliki akses ke server remote, jadi hal ini tidak begitu banyak membantu.
  3. Buat identitas anonim dan berselancar menggunakan proxy/VPN. Penggunaan proxy/VPN akan mengaburkan lokasi fisik di mana Anda online.
  4. Enkripsi panggilan telepon Anda.

Tips di atas tentunya tidak menjamin Anda akan bebas dari penyadapan. Satu-satunya cara agar terlepas dari penyadapan (jika Anda termasuk tipikal paranoid) adalah berhenti menggunakan internet dan tidak mengikuti berbagai program-program dari pemerintah, termasuk pembuatan KTP atau Akta lahir.

Tags: amerika prism nsa

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Unimog Promosi Gratis …

Agus Japloens | | 22 August 2014 | 01:11

Pernyataan Politik Bermata Banyak …

Hendra Budiman | | 22 August 2014 | 01:14

Sharing Profesi Berbagi Inspirasi ke Siswa …

Wardah Fajri | | 21 August 2014 | 20:12

Hati-hati Minum Jamu Pemberian Paranormal …

Mas Ukik | | 21 August 2014 | 20:15

Kompasiana Nangkring bareng Sun Life: …

Kompasiana | | 18 August 2014 | 12:58


TRENDING ARTICLES

“Ahok” Sumbangan Prabowo Paling …

Pakfigo Saja | 3 jam lalu

Saat Mahkamah Konstitusi Minus Apresiasi …

Zulfikar Akbar | 7 jam lalu

Kuasa Hukum Salah Berlogika, MK Tolak …

Sono Rumekso | 7 jam lalu

Drama Pilpres Telah Usai, Keputusan MK Harus …

Mawalu | 7 jam lalu

Open Letter to Mr Joko Widodo …

Widiyabuana Slay | 9 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: