Back to Kompasiana
Artikel

Internet

Hati-hati Penipuan Lewat Pesan Pin BlackBerry Messenger

REP | 19 July 2013 | 10:24 Dibaca: 1327   Komentar: 4   3

Tanggal 17 Juli 2013 saya menerima pesan via pin Blackberry Messenger (BBM) yang memberitahukan saya memenangkan sebuah mobil. Pesan tersebut masuk di menu Message karena pin yang bersangkutan tidak termasuk dalam daftar teman di BBM saya.

Saat membacanya saya sudah yakin ini penipuan karena banyak kejanggalan dalam pesan ini. Saya amati nama pengirimnya tercantum : TAM BLACKBERRY. Namun ketika saya coba geser kursor ke nama pengirim muncul nomor pin pengirim. Jadi dapat dipastikan pesan ini berasal dari perseorangan, bukan dari perusahaan atau institusi resmi. Sayang saya tidak bisa meng-capture proses ini. Tapi pasti sebagian besar pengguna ponsel BlackBerry atau ponsel pintar lainnya sudah tidak asing dengan proses ini.

Selain itu, satu kejanggalan yang cukup fatal adalah kalimat : Pesan Asli/100%  dari BLACKBERRY bekerja sama dengan Reseacrh In Motion Limited. Sepengetahuan saya Reseacrh In Motion (RIM) adalah perusahaan  produsen BlackBerry yang sekarang sudah berganti nama menjadi BlackBerry, dan bukan 2 pihak yang berdiri sendiri lalu kemudian melakukan kerjasama undian.

Berikut capture dari pesan tersebut :

1374203145780408541

Demi privasi saya menutup nama dan nomor pin saya

1374203333493027831

1374203363226620999

13742034051687513711

1374203437763761265

Lalu pada tanggal 18 Juli 2013 pihak BlackBerry Indonesia melalui www.detik.com memberitahukan bahwa pesan sejenis tersebut adalah penipuan karena BlackBerry tidak pernah melakukan broadcast message lewat BBM, email ataupun pin. Untuk info lebih lengkap dapat dibaca di link ini :  http://inet.detik.com/read/2013/07/18/165447/2307290/398/blackberry-pesan-bbm-berhadiah-mobil-penipuan?i991101mainnews

Jadi bagi anda yang menerima pesan sejenis ini harap berhati-hati dan jangan tertipu. Saya juga sarankan jangan menghubungi nomor yang tertera di pesan tersebut karena kemungkinan besar nomor palsu yang jika dihubungi akan membimbing anda ke ATM lalu memandu untuk mentransfer sejumlah uang.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Miss Sarah Ballard, Guru Inggris Madrasah …

Eddy Roesdiono | | 18 September 2014 | 12:24

Kritik kepada Mahfud MD …

Hendra Budiman | | 18 September 2014 | 13:21

Memperluas Keterbacaan Kompasiana Melalui …

Pepih Nugraha | | 18 September 2014 | 15:37

Tidak Ada Porter di Australia …

Roselina Tjiptadina... | | 18 September 2014 | 10:45

Nangkring Bareng Paula Meliana: Beauty Class …

Kompasiana | | 09 September 2014 | 10:14


TRENDING ARTICLES

TKI “Pejantan” itu Jadi Korban Nafsu …

Adjat R. Sudradjat | 7 jam lalu

Penumpang Mengusir Petinggi PPP Dari Pesawat …

Jonatan Sara | 8 jam lalu

Modus Baru Curanmor. Waspadalah! …

Andi Firmansyah | 9 jam lalu

Bogor dan Bandung Bermasalah, Jakarta …

Felix | 9 jam lalu

Kejahatan di Jalan Raya, Picu Trauma …

Muhammad | 12 jam lalu


HIGHLIGHT

Bawang putih, Penangkal Setan dan Halusinasi …

Mawalu | 7 jam lalu

Mengkritisi Struktur Kabinet Jokowi-JK …

Rusdianto Sudirman | 7 jam lalu

Bahagiaku …

Zahrah Al Syitaa | 8 jam lalu

Mendukung Pilkada Langsung untuk Pembangunan …

Muhammad Rezanda Al... | 8 jam lalu

Amnesti Bersyarat, Pemerintah Akan Lebih …

Kwee Minglie | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: