Back to Kompasiana
Artikel

Internet

Hati-hati Penipuan Lewat Pesan Pin BlackBerry Messenger

REP | 19 July 2013 | 10:24 Dibaca: 1333   Komentar: 4   3

Tanggal 17 Juli 2013 saya menerima pesan via pin Blackberry Messenger (BBM) yang memberitahukan saya memenangkan sebuah mobil. Pesan tersebut masuk di menu Message karena pin yang bersangkutan tidak termasuk dalam daftar teman di BBM saya.

Saat membacanya saya sudah yakin ini penipuan karena banyak kejanggalan dalam pesan ini. Saya amati nama pengirimnya tercantum : TAM BLACKBERRY. Namun ketika saya coba geser kursor ke nama pengirim muncul nomor pin pengirim. Jadi dapat dipastikan pesan ini berasal dari perseorangan, bukan dari perusahaan atau institusi resmi. Sayang saya tidak bisa meng-capture proses ini. Tapi pasti sebagian besar pengguna ponsel BlackBerry atau ponsel pintar lainnya sudah tidak asing dengan proses ini.

Selain itu, satu kejanggalan yang cukup fatal adalah kalimat : Pesan Asli/100%  dari BLACKBERRY bekerja sama dengan Reseacrh In Motion Limited. Sepengetahuan saya Reseacrh In Motion (RIM) adalah perusahaan  produsen BlackBerry yang sekarang sudah berganti nama menjadi BlackBerry, dan bukan 2 pihak yang berdiri sendiri lalu kemudian melakukan kerjasama undian.

Berikut capture dari pesan tersebut :

1374203145780408541

Demi privasi saya menutup nama dan nomor pin saya

1374203333493027831

1374203363226620999

13742034051687513711

1374203437763761265

Lalu pada tanggal 18 Juli 2013 pihak BlackBerry Indonesia melalui www.detik.com memberitahukan bahwa pesan sejenis tersebut adalah penipuan karena BlackBerry tidak pernah melakukan broadcast message lewat BBM, email ataupun pin. Untuk info lebih lengkap dapat dibaca di link ini :  http://inet.detik.com/read/2013/07/18/165447/2307290/398/blackberry-pesan-bbm-berhadiah-mobil-penipuan?i991101mainnews

Jadi bagi anda yang menerima pesan sejenis ini harap berhati-hati dan jangan tertipu. Saya juga sarankan jangan menghubungi nomor yang tertera di pesan tersebut karena kemungkinan besar nomor palsu yang jika dihubungi akan membimbing anda ke ATM lalu memandu untuk mentransfer sejumlah uang.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

BMI Hongkong Tertipu 60 Juta Oleh “Bule …

Fey Down | | 25 October 2014 | 17:32

ATM Susu …

Gaganawati | | 25 October 2014 | 20:18

[PALU] Kompasiana Nangkring Bareng BKKBN di …

Kompasiana | | 01 October 2014 | 15:12

Gayatri Wailisa, Anggota BIN? Perlukah …

Arnold Adoe | | 25 October 2014 | 16:01

Inilah Daftar Narasumber yang Siap Beraksi …

Kompasiana | | 20 October 2014 | 15:40


TRENDING ARTICLES

Serunya di Balik Layar Pemotretan Presiden …

Gatra Maulana | 6 jam lalu

BMI Hongkong Tertipu 60 Juta Oleh “Bule …

Fey Down | 8 jam lalu

Hatta Rajasa Tahu Siapa Bandit Migas …

Eddy Mesakh | 9 jam lalu

Presiden Jokowi, Ibu Negara, dan …

Sintong Silaban | 10 jam lalu

Kerumitan Membentuk Kabinet …

Mas Isharyanto | 10 jam lalu


HIGHLIGHT

Pilih Steak Sapi New Zealand Atau Ramen …

Benny Rhamdani | 7 jam lalu

Upacara Adat Satu Suro Kampung Adat Cirendeu …

Sandra Nurdiansyah | 8 jam lalu

50 Yacht Luar Negeri “Serbu” …

Mustafa Kamal | 8 jam lalu

Resiko Terlalu Banyak Informasi Diri di …

Opa Jappy | 9 jam lalu

Ketika Sayang Dijadikan Sebuah Alasan Untuk …

Fairusyifa Dara | 10 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: