Back to Kompasiana
Artikel

Internet

Ridwan Sidik

i'm a natural lover. And yes, I love mother nature

Kehadiran Internet Super Cepat di Bali (APEC 2013)

REP | 03 October 2013 | 15:29 Dibaca: 540   Komentar: 0   0

Sumber: venturebeat.com)

Ilustrasi: venturebeat.com

APEC (Asia Pacific Economic Cooperation) adalah sebuah kegiatan kerjasama yang bertujuan mengukuhkan pertumbuhan ekonomi dan mempererat komunitas negara-negara di Asia Pasifik. Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) APEC sering menghasilkan berbagai keputusan penting yang memberi dampak penting bagi perekonomian dunia.

Oleh karena itulah kehadiran nama-nama pemimpin negara ke KTT APEC 2013 jelas menjadi magnet tersendiri yang mengundang berbagai jurnalis untuk datang ke Bali. Tidak hanya berasal dari 21 negara peserta, kegiatan APEC pastinya diliput juga oleh banyak reporter internasional.

Sebagai sebuah hajatan besar berskala internasional, APEC pastinya harus didukung oleh jaringan komunikasi berkecepatan tinggi. Para jurnalis akan berlomba-lomba mengirimkan liputannya ke kantor pusat, membuat jalur komunikasi data (internet) yang stabil dan super cepat menjadi kebutuhan primer. Apalagi jika liputannya berupa video high definition; yang sudah menjadi standar pertelevisian di negara-negara maju.

Untuk itulah perusahaan global di bidang jasa informasi dan teknologi komunikasi Huawei dan operator seluler PT XL Axiata Tbk. (XL) membangun jaringan 4G long term evolution (LTE) untuk mendukung KTT APEC yang akan digelar di Bali.

XL sendiri telah menyiapkan tujuh BTS di Nusa Dua, Bali, yang dapat didukung oleh jaringan LTE Huawei yang memiliki kecepatan hingga 75Mbps. Jaringan internet super cepat yang menggunakan pita 2100MHz tersebut disediakan di Convention Center, press room, dan stan XL. (Sumber)

Huawei dan XL telah menyiapkan demonstrasi yang inovatif di stan XL, termasuk hologram, instant picture painting, instant speed booster, dan permainan Xbox menggunakan LTE untuk pelanggan agar merasakan pengalaman dengan jaringan LTE. “Sebuah user image bisa langsung berubah menjadi hologram. Pengalaman unik ini tersedia bagi semua pengunjung stan XL di arena KTT APEC,” kata Ongki Kurniawan, Chief of Service Management Officer XL.

“Dengan dukungan Huawei, XL menghadirkan ujicoba layanan 4G LTE yang bisa dinikmati oleh para delegasi peserta KTT APEC,” lanjut Ongki. “Momentum ini sekaligus juga menjadi kesempatan yang baik bagi kedua pihak untuk menguji kesiapan dalam mengelar layanan mutakhir tersebut di masa depan.” (Sumber)

4G LTE memang tergolong teknologi baru yang diharapkan bisa segera dinikmati di Indonesia. Namun tidak bagi para delegasi dari beberapa negara lain. 4G LTE sudah menjadi standar komunikasi di beberapa negara.

Tercatat sepanjang 2013, LTE telah mengalami perkembangan yang signifikan. 443 operator telah berinvestasi di jaringan LTE, dan 200 jaringan komersil LTE saat ini telah beroperasi. Dari jumlah ini, Huawei memenangkan 196 kontrak jaringan komersil LTE dan telah mengoperasikan 93 jaringan komersial LTE di seluruh dunia.

Semoga dengan kerjasama ini, Huawei dan XL bisa sukses menyelenggarakan komunikasi data yang cepat bagi para peserta APEC; untuk kemudian menghadirkan teknologi canggih itu untuk bisa dinikmati oleh masyarakat Indonesia.

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Jejak Indonesia di Israel …

Andre Jayaprana | | 03 September 2014 | 00:57

Ironi Hukuman Ratu Atut dan Hukuman Mati …

Muhammad | | 03 September 2014 | 05:28

Persiapan Menuju Wukuf Arafah …

Dr.ari F Syam | | 03 September 2014 | 06:31

Si Biru Sayang, Si Biru yang Malang …

Ikrom Zain | | 02 September 2014 | 21:31

Ikuti Blog Competition Sun Life dan Raih …

Kompasiana | | 30 August 2014 | 17:59


TRENDING ARTICLES

Awasi Jokowi, Kita Bukan Kerbau Dungu …

Mas Wahyu | 3 jam lalu

Kekuatan Jokowi di Balik Manuver SBY di …

Ninoy N Karundeng | 9 jam lalu

Subsidi BBM: Menkeu Harus Legowo Melepas …

Suheri Adi | 11 jam lalu

Jokowi, Berhentilah Bersandiwara! …

Bang Pilot | 13 jam lalu

Menerka Langkah Politik Hatta …

Arnold Adoe | 14 jam lalu


HIGHLIGHT

Tiga Resensi Terbaik Buku Tanoto Foundation …

Kompasiana | 7 jam lalu

Si Bintang yang Pindah …

Fityan Maulid Al Mu... | 8 jam lalu

Oase untuk Anak Indonesia …

Agung Han | 8 jam lalu

Jokowi Mirip Ahmadinejad …

Rushans Novaly | 8 jam lalu

Alternatif Solusi Problem BBM Bersubsidi …

Olivia | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: