
| OPINI oleh Agust Setya | ![]() |
40 | ![]() |
1 |
Suhu panas di bumi ini cukup tinggi, menimbulkan es di kutub selatan dan utara bumi mencair dan debit air meningkat di sekitar daerah tropis atau bagian belahan katulistiwa. Cairnya es di kutub utara dan selatan mengalir ke lautan lepas. Disamping itu pengupan karena terik matahari juga cukup tinggi menumbulkan hujan lebat serta banjir melanda di daerah-daerah katulistiwa.
Perubahan cuaca inilah menuntut semua elemen masyarakat harus bertindak untuk menyelamatkan bumi ini, dari kalangan pemerintahan berbagai negara telah mengadakan pembicaran-pembicaraan untuk mengatasi pemanasan global atau lebih tren dengan istilah “Global Warming”. Kalangan lembaga-lembaga masyarakat di dunia mulai menyerukan slogan-slogan untuk mengatasi global warming dengan berbagai cara. Menanam pohon atau penghijauan di negara-negara tropis, mengurangi polusi di negara-negara industri, serta berbagai cara untuk tetap mempertahankan keadaan bumi tetap aman.
Yamaha Motor Co.Ltd bersama PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) dan Yamaha Motor Kencana Indonesia (YMKI) tentunnya juga turut mendukung mengatasi terjadinya Global Warming agar tidak berlarut-larut dan berlebihan. Hal ini tentunya tidak lepas dari terjadinya Global Warming akan mengakibatkan penguapan besar pada bahan bakar seperti minyak bumi. Yamaha Motor akhirnya mewujudkan produksi kendaraan bermotor yang mendukung, mengatasi Global Warming di bumi, maka tercipta kendaraan yang didukung dengan Teknologi mesin dengan sistem injeksi bahan bakar
Dengan teknologi ini akan membuat kendaraan lebih efisien dalam bahan bakarnya dan akan menghasilkan tenaga kuat. Apalagi disaat krisis bahan bakar minyak, teknologi ijeksi akan menghemat pengeluaran bahan bakar, dan dapat menekan pengeluaran polusi dari motor.
Injeksiyamaha diawal tahun 2012 mulai turut meramaikan dunia otomotif di dunia ini, hadir motor injeksi dari yamaha yang juga mendukung penghematan bahan bakar minyak terutama bensi.