Back to Kompasiana
Artikel

Otomotif

Lio Ganteng

Belajar Sukses bersama orang-orang dahsyat.!!!!

Kelebihan dan Kekurangan Motor Minerva 150R

OPINI | 02 March 2012 | 22:06 Dibaca: 41966   Komentar: 2   0

Kini motor minerva menjadi salah satu kendaraan terlaris di Indonesia. Apalagi motor yang satu ini yaitu motor minerva 150R.

1330679122272776869

minerva 150r

Minerva yang sekarang kerja sama antara loncin (china) dan SACHS (jerman) minerva 150R yang sekarang cukup bagus materialnya dan sudah rapi pembuatan body nya. namun untuk performa jelas menang CBR jauh. karena minerva masih SOHC. kalo irit ya cukup irit sih…. kualitas ketahanan mesin dan variasi tentu lebih unggul Honda CBR dibanding Minerva.

Dengan harga yang sangat terjangkau sekitar Rp.15 Jutaan On the Road MINERVA 150 R, adalah pilihan transportasi yang sangat menarik untuk Anda.

Berikut ini saya akan menjelaskan kelebihan dan kekurangan motor minerva 150R :

Keunggulan :

  • Yang pasti harga tu Minerva 150R lebih murah dari pada CBR 150R dengan bentuk yang sama.
  • Modelnya dilihat pasti sama dengan CBR 150R (masih ada hubungannya sih ama no. 1)
  • Ketersediaan sparepart lebih terjamin dan garansi juga terjamin karena Minerva 150R di Indonesia memiliki ATPM. Tidak seperti Honda CBR 150R yang sekarang masih BU dan tidak dijamin oleh ATPM Astra Honda Motor

Kekurangan :

  • Handling lebih berat dari pada Honda CBR 150
  • Power jauh lebih besar Honda CBR 150R

Wah berarti jika dilihat perbandingan kelebihan dan kekurangannya minerva lebih banyak kelebihannya yah dibandingkan kekurangannya. Nah bagi Anda yang ingin melihat perubahan atau revolusi dari minerva 150R.

Dan di awal tahun 2012 ini, Minerva akan merilis motor terbaru dengan kecepatan 200 cc. Semoga bermanfaat!

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Tuntutan Kenaikan Upah Buruh yang Tak …

Agus Setyanto | | 31 October 2014 | 13:14

Soal Pem-bully Jokowi, Patutkah Dibela? …

Sahroha Lumbanraja | | 30 October 2014 | 20:35

“Nangkring” bareng Tanoto …

Kompasiana | | 27 October 2014 | 10:31

Hanya Kemendagri dan Kemenpu yang Memberi …

Rooy Salamony | | 31 October 2014 | 11:03

Ayo Wujudkan Rencana Kegiatan Sosialmu …

Kompasiana | | 31 October 2014 | 10:19


TRENDING ARTICLES

Inikah Sinyal PKS Bakal Cabut UU Pornografi? …

Gatot Swandito | 3 jam lalu

Hasil Evaluasi Timnas U-19: Skill, Salah …

Achmad Suwefi | 8 jam lalu

Kabinet Jokowi Tak Disukai Australia, Bagus! …

Aqila Muhammad | 8 jam lalu

Menjawab Keheranan Jokowi …

Raden Suparman | 8 jam lalu

Pencitraan Teruus??? …

Boyke Pribadi | 9 jam lalu


HIGHLIGHT

Jokowi Memenuhi Janjinya Memberantas Mafia …

Sang Pujangga | 7 jam lalu

Milad Himakom UNIFA yang ke-4: Himakom Dulu, …

Komunikasi Universi... | 7 jam lalu

Setelah Kelas Ibu Hamil, Ada Kelas Balita …

Imma Firman | 7 jam lalu

Positif Mengkritik Santun Memberi Saran …

Ferra Shirly | 8 jam lalu

Robohnya Kampus Kami …

Ardi Winangun | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: