Back to Kompasiana
Artikel

Otomotif

Anwar R

tak putus air di cincang

Sang Rimau Proton Menerkam lagi…

REP | 18 April 2012 | 17:42 Dibaca: 585   Komentar: 12   0

Aku mula mengenali Proton seawal 1985 di kala model yang pertama muncul di jalanan, itulah Proton Saga (versi Mitsubishi Lancer). Sepertimana ramai pengguna Malaysia, aku juga pernah memiliki Proton secara pribadi.. proton Saga aeroback, proton Wira, Waja… ttp setelah lebih “mampu”, aku berubah citarasa ke Eropa dan Japan… kepada yang lebih “baik”  secara relatif kepada kelemahan Proton. Malah mobil PERODUA (versi bersama Daihatsu / Toyota) ternyata lebih baik dan kompak pada suatu ketika.

Perusahaan Otomobil Nasional (PROTON) Malaysia telah mencecah usia 27 tahun… jika insan atlit sepakbola, maka dia kini anak muda di puncak prestasinya.. ala ala Cristiano Ronaldo haha!!  sepanjang usianya itu, penuh dengan duri ranjau, terjatuh, luka, dan sering di tuduh inferior berbanding produksi luaran.. tentunya.. mana mungkin produksi lokal mahu bersaingan gergasi Japan, Eropa? tetapi usaha tetap digerakkan tanpa henti. dengan tenaga tempatan yang di majukan bersama teknologi dan ilmu dari mereka yang telah lebih jauh maju ke depan.  semalam aku menonton acara promo rasmi penayangan model terbaru Proton. namanya “Preve” entah dari mana eh? lebih wajar kalau nama2 Wira, Waja dahulunya di hidupkan kembali dengan versi ini. malah nama Persona lebih berwajah asia.. tetapi mungkin ada strategi marketing Global..

13347269831477062331

1334725554367795343

foto2 nya serta komentar lagi2 sila ke … http://paultan.org/2012/04/16/proton-preve-launched-rm60k-to-rm73k/

http://paultan.org/2012/04/17/proton-preve-sapphire-hints-of-a-coming-se-version/

13347274381703278954

13347263931544345786

13347267741730448364

Aku dapat rasakan Proton telah berjaya merekacipta produk buatan anak tempatan ini dengan penuh citarasa moden kontemporari… darah muda mengalir di garis garis tubuhnya.. apalagi bila mampu di tambah2 “accessory” sporty..  haha!!

semoga sukses di pasaran Asia Barat, Eropa, Singapura, Brunei dan Indonesia.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Mengubah Hujan Batu Menjadi Emas di Negeri …

Sekar Sari Indah Ca... | | 19 December 2014 | 17:02

Dilema Sekolah Swasta …

Ramdhan Hamdani | | 19 December 2014 | 18:42

Pérouges, Kota Abad Pertengahan nan Cantik …

Angganabila | | 19 December 2014 | 19:54

Bintang dan Tumor …

Iyungkasa | | 19 December 2014 | 21:29

Kompasiana Drive&Ride: “Tantangan …

Kompasiana | | 16 December 2014 | 17:35


TRENDING ARTICLES

Talangi Lapindo, Trik Jokowi Jinakan …

Relly Jehato | 5 jam lalu

Mengapa Fuad Harus di Dor Sampai Tewas? …

Ibnu Purna | 5 jam lalu

Kenapa Steve Jobs Larang Anaknya Bermain …

Wahyu Triasmara | 7 jam lalu

Singapura Menang Tanpa Perang Melawan …

Mas Wahyu | 9 jam lalu

RUU MD3 & Surat Hamdan Zoelfa …

Cindelaras 29 | 11 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: