Back to Kompasiana
Artikel

Otomotif

Zuragan Qripix™

Setiap ketikan yg dibuat kelak menjadi prasasti saat kita wafat.. So, tuliskan hal2 yg baik selengkapnya

Plus Minus Honda Matic Spacy

OPINI | 12 December 2012 | 22:00 Dibaca: 12370   Komentar: 0   1

Jika Anda membuka web atau melihat iklan suatu produk di media, sangat mustahil bisa menemukan apa kekurangan dari barang tersebut. Iya dong, namanya juga ‘pedagang’ pasti mengklaim kalau cuma kecapnya yang nomor wahid.

Nah, sebagai salah satu pemakai motor Honda Matic Spacy, saya mencoba sharing pada Anda sekalian bahwa ternyata ditemukan sisi minus motor ini. Tentunya murni berdasarkan versi saya pribadi tanpa embel-embel ‘ANTI MEREK’.

Sisi minus (kekurangan) :

1. Tidak Ada Saklar Lampu Depan

Jadi setiap kali Anda menghidupkan motor, otomatis lampu besar akan ikut menyala. Meskipun sesuai dengan peraturan lalu lintas yang berlaku tentang “wajib menyalakan lampu bagi roda dua”, dampaknya membuat aki berumur pendek dan lampu cepat rusak. Padahal motor tidak selalu dibawa ke jalan raya, kan?

2. Handel Rem Kiri Membuat Tangan Kaku

Problem ini saya rasakan saat menekan klakson. Umumnya kalau pada motor lain, letak saklar lampu sein berada di atas tombol klakson, sehingga tangan masih leluasa ketika tiba-tiba refleks menekan bersamaan antara rem dan klakson. Sayang sekali Honda matic Spacy malah mengubah pakem tersebut.

3. Kick Starter Harus Posisi Tegak

Sepertinya ini sudah menjadi ciri khas semua merek matic, dimana motor hanya bisa diengkol dalam posisi standar tegak. Entah mengapa produsen luput memikirkan hal yang terlihat sepele tapi kenyataan sangat mengganggu jika sewaktu-waktu electric starter error dan pengendara sedang terburu-buru.

4. Jok Licin dan Keras

Tidak seperti motor yang pernah saya pakai dulu, Honda Supra Fit dan merek Kawasaki Athlete, jok matic Spacy ini memiliki bahan pelapis yang kurang nyaman dan bikin pegal terutama untuk perjalanan jauh.

Sisi positif (kelebihan) :

Tentang kelebihan Spacy, sebenarnya Anda bisa juga membaca langsung dari brosur atau website Honda. Namun menurut pengalaman saya dan terbukti,

1. Bensin irit banget! Ratio 1 liter untuk jarak tempuh sekitar 45 km dengan kecepatan 50-60 km /jam serta pemakaian dan kondisi jalan normal. Teknology PGM yang diadopsi oleh Honda memang teruji keren kualitasnya.

2. Bagasi luas, volumenya 19 liter atau setara 1 helm full face. Lumayan jika diadu dengan motor sekelasnya yang hanya sanggup memuat ala kadarnya.

3. Body proporsional, meskipun di negara asalnya design matic bukanlah untuk motor keluarga, tetapi di Indonesia segalanya menjadi mungkin. Malahan ada pengendara yang nekat memboyong tiga anak dan istri sekaligus.

Demikian pengalaman saya selama memakai Honda Matic Spacy. Maaf jika tanpa foto karena upload tulisan via ponsel.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Mau Ribut di Jerman? Sudah Ijin Tetangga …

Gaganawati | | 24 October 2014 | 13:44

Pesan Peristiwa Gembira 20 Oktober untuk …

Felix | | 24 October 2014 | 13:22

Ikuti Kompasiana-Bank Indonesia Blog …

Kompasiana | | 02 October 2014 | 10:39

Pelayanan Sertifikasi Lebih Optimal Produk …

Nyayu Fatimah Zahro... | | 24 October 2014 | 07:31

Inilah Daftar Narasumber yang Siap Beraksi …

Kompasiana | | 20 October 2014 | 15:40


TRENDING ARTICLES

Pak Jokowi, Kemana Pak Dahlan Iskan? …

Reo | 3 jam lalu

Akankah Jokowi Korupsi? Ini Tanggapan Dari …

Rizqi Akbarsyah | 8 jam lalu

Jokowi Berani Ungkap Suap BCA ke Hadi …

Amarul Pradana | 9 jam lalu

Gerindra dapat Posisi Menteri Kabinet Jokowi …

Axtea 99 | 11 jam lalu

Nurul Dibully? …

Dean Ridone | 11 jam lalu


HIGHLIGHT

Si Belang, Si Nenek, dan Barang Bekasnya …

Ulfah Fa'izah N... | 7 jam lalu

Tips Bepergian Backpacking …

Rizal Abdillah | 7 jam lalu

Saudis Gay “Luthiy” …

Ali Uunk | 7 jam lalu

Tangisnya Danum …

Hozrin Hilmo | 7 jam lalu

Project Sophia: Memutus Benang Konflik …

Jafar G Bua | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: