Back to Kompasiana
Artikel

Otomotif

Simpel, Meski Harus Ganti Accu Mobil Di Puncak Gedung

REP | 08 March 2013 | 16:19 Dibaca: 432   Komentar: 0   2

Keenakan pakai mobil, kadang membuat kita lupa waktu.

Maksudku :  lupa waktu . . . . . nya isi bbm, lupa waktu. . . . . . nya ganti oli, lupa waktu. . . . . .nya  ganti  accu (aki). Nah yang kukisahkan kali ini  adalah episode yang lupa waktu nya ganti accu.

Beberapa waktu lalu, selesai urusan di salah satu pusat grosir, mobil sulit  distart : cekekek, . . . .  cekekek, . . . . cekekek mesin ogah nyala, sepertinya Accu sudah kekurangan daya untuk menendang dinamo starternya. Makin dipaksa, accu makin tak berdaya. Letoy beibeh . . . . . . . . . .

Benar saja,  di accu terbaca tanggal pembelian accu,  ketahuan  bahwa umur  accu mobil ini sudah lebih dari dua tahun , sudah terlalu  tua untuk ukuran umur pakai accu.

Bermaksud mau minta tolong dorong tukang parkir,  di pusat grosir macam ini, tidak mudah karena tukang parkir  sangat sibuk menata/mengatur mobil yang keluar masuk di area parkir.

Lebih lagi, waktu itu aku parkir di top floor, areanya sempit dan mobil yang parkir untel2-an berjubel sekali. Hand rem mobil harus off, gigi persneling harus nol, agar mobil dapat di geser maju mundur sesuai kebutuhan oleh tukang parkir.

Waduh, tak ada solusi lain selain secepatnya harus ganti Accu nih. Padahal di  pusat grosir yang berisi ribuan penjual ini  tidak satupun yang jual accu. Jadinya dari puncak gedung itu ku telepon satu persatu  toko alat2 mobil yang kukenal. Karena mobil Eropah, vintage pula,  type accu nya eksklusif  jarang ada yang jual. Hasilnya, kebanyakan jawaban toko2 itu type accunya tidak ada, kalaupun accunya ada mereka rata2 tidak mau mengirim di tempat mobilku mogok. “Sudah sore pak, besok saja . . . . . . .” ngawur, masak mobil harus nginep disini, kan kasihan mobilku bisa kedinginan di puncak gedung begini (maap lebay). Qi qi q i q i

Alhamdulillah, akhirnya dapat juga, di satu toko “waralaba”  (yang khusus jualan Accu dan oli), accu nya ada dan  bersedia mengirim pula. Bahkan Accu bekasnya dia beli dinilai 10%  harga accu barunya,  jadi transaksi nya  tukar tambah. Meski toko waralaba yang kutelepon ini ternyata lokasinya jauh dari tempatku parkir, mereka rupanya berkoordinasi dengan jaringan toko  yang berada paling dekat dengan pusat grosir itu. Jadi pengirimannya tidak ada masalah.

Lumayan cepat, 30menit sejak kutelepon, accu pesananku datang, masih disegel didalam doos. Accu diisi cairan lalu dipasang dan  di test. Greng . . . . . . . . sekali kontak, mesin mobil nyala.  legaaaaaa tentu saja. Aku bayar seharga accu baru minus harga accu bekas ku. Accu baru bergaransi 6 bulan plus gratis check accu rutin bulanan selama setahun. Lumayan juga servisnya. Petugas toko  (dua orang berseragam) keduanya ramah, dan tidak mau menerima uang tip sekedar tanda terima kasih yang kusodorkan. Jadi kesimpulanku recommended lah pokoke.

Itulah sekedar bagi pengalaman, bahwa sekarang dimanapun  kita memungkinkan  mendapatkan solusi tentang kerusakan mobil kita. Dan semoga akan lebih banyak lagi para pengusaha penjualan dan jasa bisa meniru cara-cara  ”memeuaskan pelanggan” dari waralaba satu ini.

Tetapi, meski “toko waralaba” itu menurutku : recommended, rasanya kok ga enak juga euy mau nyebut namanya disini, kawatir disangka “ada afa2″ gicu.

Tags: accu mobil mogok

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Wisata ke Perbatasan Surga dan Neraka di …

Taufikuieks | | 17 December 2014 | 11:24

Melahirkan Cesar Versi Saya dan Ashanty …

Mariam Umm | | 17 December 2014 | 13:39

Mau Operasi Kanker Tulang Kemaluan Atau …

Posma Siahaan | | 17 December 2014 | 19:17

The Hobbit: The Battle of the Five Armies …

Iman Yusuf | | 17 December 2014 | 21:02

Lima Edisi Klasik 16 Besar Liga Champions …

Choirul Huda | | 17 December 2014 | 21:54


TRENDING ARTICLES

Sadisnya Politik Busuk Masa Pilpres di …

Mawalu | 5 jam lalu

Kalah Judi Bola Fuad Sandera Siswi SD …

Dinda Pertiwi | 5 jam lalu

Mas Ninoy N Karundeng, Jangan Salahkan Motor …

Yayat | 6 jam lalu

Jiwa Nasionalis Menteri yang Satu Ini …

Adjat R. Sudradjat | 6 jam lalu

Hanya Butuh 22 Detik Produksi Sebuah Motor …

Ben Baharuddin Nur | 12 jam lalu


HIGHLIGHT

7 Cara Ajaib! Memenangkan Lomba Vote di …

Giant Sugianto | 8 jam lalu

Aristan : Audit Dinas PU Sigi …

Geni Astika | 8 jam lalu

100 Hari Menuju Sakaratul Maut …

Ivone Dwiratna | 9 jam lalu

Dulu Soekarno Mengusir Penjajah, Sekarang …

Abdul Muis Syam | 9 jam lalu

Seniman, antara Profesi dalam Angan dan …

Christian Kelvianto | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: