Back to Kompasiana
Artikel

Terapan

Penggunaan Telepon Genggam di Pesawat

OPINI | 09 October 2010 | 10:25 Dibaca: 235   Komentar: 0   0

Penggunaan ponsel di pesawat pada umumnya dilarang oleh maskapai penerbangan karena berdasarkan penelitian Boeing tahun 1990 bahwa komputer laptop atau perangkat game menyebabkan pilot otomatis tidak berfungsi, pesawat mengendalikan dirinya sendiri atau alat gulung layar yang tidak berfungsi.

Pada tahun 1991 FCC melarang menggunakan sebagian besar ponsel dan perangkat nirkabel dalam penerbangan,karena perangkat nirkabel menyebabkan gangguan jaringan di darat.Tapi pada tahun 2007 dinyatakan tidak ada cukup bukti untuk menunjukkan apakah dalam penerbangan, perangkat nirkabel menyebabkan gangguan jaringan di darat.

Tapi sebentar lagi penerbangan di Australia mengubah larangan penggunaan telepon genggam menjadi dibolehkan digunakan setelah Otoritas Komunikasi dan Media Australia (ACMA) telah menyetujui  setelah berkonsultasi dengan Otoritas Keselamatan Penerbangan Sipil. Karena dengan adanya teknologi terbaru dengan cara menginstal terlebih dahulu pada aplikasi sinyal telepon genggam Tapi sistem ini tidak dapat digunakan untuk lebih dari satu sinyal provider karena dibatasi untuk pelanggan jaringan telekomunikasi tertentu.

Provider yang menyediakan ini yaitu Aeromobile adalah anak perusahaan telekomunikasi Norwegia, Telenor.Pada penggunaan sistem ini  akan dikenakan biaya roaming internasional meski berada dalam penerbangan domestik.

Sedangkan Singapore Airlines menyediakan akses Wi-Fi Internet dan layanan telepon seluler. Layanan telepon seluler akan memungkinkan pelanggan untuk mengirim dan menerima pesan teks SMS dengan ponsel GSM-mobile yang kompatibel, mengirim dan menerima pesan email dengan mudah pada smartphone ,perangkat BlackBerry , membuat dan menerima suara calls.

Rencananya pengunaan layanan  ini dimulai dari sejak semester pertama tahun 2011, karena Singapore Airlines akan menjadi maskapai besar pertama di Asia untuk memulai rangkaian lengkap dari layanan ini. Layanan ini akan diperkenalkan pada penerbangan yang dioperasikan oleh Singapore Airlines pada pesawat Airbus A380, Airbus A340-500 dan Boeing 777-300ER .

Sumber :

http://www.otakku.com/2010/10/07/sebentar-lagi-bisa-telpon-di-pesawat-singapore-airlines-berisik-deh-jadinya/

http://www.mediaindonesia.com/read/2010/07/07/159004/46/7/Australia-Izinkan-Penggunaan-Ponsel-di-Pesawat

http://www.singaporeair.com/mediacentre/pacontent/news/NE_2910.jsp

http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/news/2010/07/31/61137/Hore-Boleh-Gunakan-Ponsel-di-Pesawat

http://www.inilah.com/berita/teknologi/2009/12/23/238382/mengapa-ponsel-dilarang-di-pesawat

From elgusfian

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Manado Menuju Kota Cerdas Lingkungan Hidup …

Johanis Malingkas | | 27 April 2015 | 14:53

Lagi, Aktor “The Raid” Go …

Dody Kasman | | 27 April 2015 | 15:09

Mari Lestarikan Air Bersama AQUA! …

Kompasiana | | 10 April 2015 | 19:03

Pemindahan Ibukota Jakarta : Belajar dari …

Hardian Relly | | 27 April 2015 | 11:00

Kompasiana dan Kompas Kampus Sambangi 5 …

Kompasiana | | 06 March 2015 | 08:32


TRENDING ARTICLES

Anggun Minta Pembatalan Eksekusi Mati, Siapa …

Lilik Agus Purwanto | 7 jam lalu

X Factor Indonesia dan Runtuhnya Sebuah …

Andi Kurniawan | 9 jam lalu

Politik Luar Negeri Presiden Jokowi Menggila …

Imam Kodri | 12 jam lalu

Harga Rakyat Indonesia Lebih Rendah dari …

Susy Haryawan | 12 jam lalu

Sekarang Saja, 50 Orang Mati Tiap Hari, …

Mike Reyssent | 12 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: