Back to Kompasiana
Artikel

Terapan

Faried Rijalulhaq™

“Islam beribadah itu akan dibiarkan. Islam berekonomi akan diawasi. Islam berpolitik itu akan dicabut seakar-akarnya” selengkapnya

Editing Video dengan Sony Vegas Pro 10

REP | 23 April 2011 | 18:40 Dibaca: 8413   Komentar: 9   0

Setelah berselancar mencari software editing video yang lumayan bagus, akhirnya saya menemukan software Sony Vegas Pro 10. Di situsnya sendiri software ini dijual sekitar US$599 . Namun karena saya suka dengan software yang berbau bajakan, saya memilih untuk mencari keygen dan patchnya, hehehe…(tks 4 Digital Insanity team)

Yang saya suka dari Sony Vegas, adalah kemampuannya untuk membuat intro yang dinamis dengan  mengkombinasikan keyframe, transisi dan video FXnya. Disamping itu, video tutorialnya banyak dipublish di Youtube (rata-rata dalam bahasa Inggris sih..) sehingga sangat membantu bagi pemula seperti saya untuk membuat intro yang lumayan. Selain itu, dengan Sony Vegas memungkinkan kita untuk membuat efek ledakan tipuan (dengan masking), orang tertabrak mobil, kloning, teleport, membuat tampilan breaking news layaknya presenter di TV, membuat efek suara Chipmunk, robot dsb.

Berikut ini tampilan Sony Vegas

Keterangan gambar :

1. Jendela Explorer berfungsi untuk membuka path atau alamat file video yang akan diedit. Pada panel itu pula terdapat tab untuk efek transisi, dan tab video effect. Semua clip video yang kita edit akan ditampilkan daftarnya di sini. Untuk penggunaan transisi dan video efect akan tulis pada tutorial berikutnya.

2. Jendela trimming. Ini adalah panel yang menampilkan timeline clip video. Di sini kita bisa menentukan frame dari video clip, memilih video saja, memilih audio saja, atau melakukan cutting clip yang akan kita masukkan ke jendela timeline utama.

3. Jendela preview menampilkan hasil clip video yang hendak diedit, maupun clip yang telah diedit. Semua clip video jika diputar akan tampil di jendela ini.

4. Jendela track. Berisi track untuk text/title, video overlay, main video, dan voice/background music. Kita bisa mengubah urutan track tersebut hanya dengan drag saja. Kita juga bisa menambahkan banyak track dari berbagai jenis fungsi. Berbeda dengan Ulead misalnya, yang hanya menyediakan 3 track, yaitu main video, title, dan background music/voice, kita bisa menambah jumlah track ini berapapun yang kita mau.

5. Jendela timeline. Ini adalah panel utama tempat melakukan editing clip video. Di sini kita bisa menggeser potongan klip pada posisi yang kita kehendaki, menambahkan transisi, menambah berbagai efek, mengatur sinkronisasi video-music-title, dan sebagainya.

6. Jendela Master volume. Panel ini berfungsi untuk mengatur level volume audio/music dari suatu klip secara global. Artinya kalau ditingkatkan, maka volume semua clip akan meningkat dan sebaliknya.

Dibawah ini adalah sample music yang saya sisipi intro ‘action movie’ dengan menggunakan Sony Vegas Pro 10.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

[Pileg] Pertarungan antar “Kontraktor …

Syukri Muhammad Syu... | | 23 April 2014 | 22:57

Pengalaman Jadi Pengamen Pada 1968 – 2013 …

Mas Ukik | | 23 April 2014 | 21:14

Ini yang Penting Diperjelas sebelum Menikah …

Ellen Maringka | | 23 April 2014 | 13:06

Bumiku Sayang, Bumiku Malang …

Puri Areta | | 23 April 2014 | 16:46

Kompasiana Menjadi Sorotan Pers Dunia …

Nurul | | 22 April 2014 | 19:06


TRENDING ARTICLES

Hotma Paris Hutapea dan Lydia Freyani …

Zal Adri | 16 jam lalu

Jokowi, Prabowo, dan Kurusetra Internet …

Yusran Darmawan | 18 jam lalu

Wuih.. Pedofilia Internasional Ternyata …

Ethan Hunt | 18 jam lalu

Bukan Hanya BCA yang Menggelapkan Pajak …

Pakde Kartono | 19 jam lalu

Kasus Hadi Poernomo, Siapa Penumpang …

Sutomo Paguci | 20 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: