Back to Kompasiana
Artikel

Terapan

Tedi Himawan

saya ??? Hanyalah seorang lelaki yang selalu menghadapi hari dengan keikhlasan di Hati.. Meski Kadang Terasa selengkapnya

Belajar Aplikasi Pemrograman Database: Visual Foxpro…

REP | 14 June 2011 | 07:58 Dibaca: 14101   Komentar: 1   0

Visual FoxPro merupakan bahasa pemrograman yang sudah mulai ditinggalkan orang, tetapi, bagi beberapa kalangan masih dipergunakan, dengan beberapa alasan lain.

Sama halnya dengan saya, sampai saat ini software tersebut masih saya pergunakan untuk mempermudah pekerjaan saya sehari-hari. Dari mulai mengelola suatu database, sampai melakukan suatu proses pelaporan contohnya adalah pelaporan keuangan.

Visual Fox Pro (yang selanjutnya disebut : VFP) merupakan bahasa pemrogramaman dengan tujuan spesifik membuat database. Perbedaan penting antara Visual Fox Pro dengan bahasa pemrograman general purposeI seperti Visual Basic terletak pada “spesialisasi tugas”. Program tersebut lebih ditujukan menangnai pembuatan aplikasi database yang terintegrasi karena sudah memiliki DBMS sendiri yang berkstensi .dbc di dalamnya.

Bagi pemula, pembuatan suatu aplikasi dengan menggunakan VFP lebih memberI kemudahan dibandingkan dengan bahasa pemrograman lainnya. Proses dalam membangun suatu form diakomodir dengan baik di dalam IDE. Dbase internalnya pun lebih terintegrasi dan tidak merepotkan. Sama halnya dengan koneksi database yang menggunakan SQL.

Area aplikasi yang dapat memanfaatkan VFP ini banyak sebetulnya, tapi “yang saya ketahui” baru sebatas :

  • Perbankan
  • Perdagangan
  • Logistik
  • Supply Chain

Banyak rumor yang mengatakan bahwa Microsoft ingin mengakhiri keberadaan VFP. Hal tersebut dikarenakan dalam VFP versi 9.0, masih dibuat dengan arsitektur COM dan bukan dengan arsitektur .NET. Padahal arsitektur .NET lebih canggih dan digunakan untuk bahasa-bahasa pemrograman lainnya, seperti Visual Studio.NET. Tetapi, walaupun demikian, Microsoft tetap menjanjikan untuk tetap memberikan dukungan komersial bagi pengguna VFP hingga 2014.

Keinginan untuk me-museumkan VFP dapat dicium dari aktivitas pada programmer pembuat VFP yang sekarang dimutasi untuk bekerja di proyek baru dengan nama SEDNA, dimana proyek ini bertujuan membuat bahasa pemrograman baru yang dibangun di atas kode VFP dan memakai komponen Xbase yang mendukung scenario pemrograman, seperti SQL Server 2005, .NET, WinFx, Windows Vista dan Office 12.

Oke…..kita masuki bahasan selanjutnya…..

Walaupun VFP lebih dikenal dengan “aplikasi database untuk kepentingan bisnis”, dalam bahasan in isaya ingin membuktikan bahwa VFP dapat pula digunakan sebagai tool multi fungsi layaknya tool visual yang lainnya. VFP sangat unggul dalam kemudahan penanganan dalam pembuatan dan perintah-perintah standar yang lengkap. Dimana pada saat kita memerlukan suatu fungsi khusus maka dengan sederhana dan relative mudah kita dapat membuatnya dengan mengkombinasikan fungsi dan perintah yang sudah ada menjadi suatu User Define Function, User Define Procedure ataupun Use Defined Class dan User Defined Method.

Dalam bahasan saya kali ini, merupakan suatu pembuktian atas semua klaim tersebut. Dimana dapat ditemuai melalui contoh-contoh yang biasa ditemui dalam pembuatan aplikasi terutama aplikasidatabase dan aplikasi lain. Setiap topic akan diuraikan secara terperinci dan dengan gambar yang mungkin akan lebih memudahkan kita untuk mempelajari VFP, walaupun bagi PEMULA sekalipun.

Dalam bahasan ini, disertakan pula semua kode-kode (sorce code) berikut file pendukung yang terkait.

Oke…untuk mencegah lebih kejenuhan pembaca, kita mulai saja pembahasan bahasa pemrograman dengan menggunakan Visual Fox Pro.

APLIKASI DATABASE DENGAN VISUAL FOXPRO 9.0

Okeh lah , kita mulai dengan MATERI KE-1 APLIKASI DATABASE DASAR Part-1 passwordnya TEDI

Untuk lebih jelasnya, file-file tersebut dapat di download dengan cara mengklik masing-masing judul materi tersebut Dan, semua materi ini FREE alias GRATIS, tanpa anda harus mentransfer sejumlah biaya……..

Filenya bisa diunduh bisa klik disini

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Cara Cermat Buang Sampah, yang Mungkin Dapat …

Tjiptadinata Effend... | | 21 October 2014 | 21:18

Rupiah Tiada Cacat …

Loved | | 17 October 2014 | 17:37

Ayo, Tunjukkan Aksimu untuk Indonesia! …

Kompasiana | | 09 September 2014 | 16:24

Ekspektasi Rakyat terhadap Jokowi …

Fitri.y Yeye | | 21 October 2014 | 10:25

Apakah Kamu Pelari? Ceritakan di Sini! …

Kompasiana | | 25 September 2014 | 11:05


TRENDING ARTICLES

Pak Prabowo, Sikap Anda Merusak Isi Kepala …

Eddy Mesakh | 11 jam lalu

Jamberoo itu Beda Total dengan Jambore …

Roselina Tjiptadina... | 13 jam lalu

Anda Tidak Percaya Alien, Maka Anda Sombong …

Zulkifli Taher | 13 jam lalu

Anfield Crowd, Faktor X Liverpool Meredam …

Achmad Suwefi | 14 jam lalu

Ajari Anak Terampil Tangan dengan Bahan Alam …

Gaganawati | 14 jam lalu


HIGHLIGHT

Fadli Zon dan Hak Prerogatif Presiden …

Phadli Hasyim Harah... | 7 jam lalu

Hobi Membaca Mengantarku ke Tanah Suci …

Agung Han | 7 jam lalu

Rumah Transisi, Tim Perumus Atau Tim …

Thamrin Dahlan | 7 jam lalu

Perubahan Adalah Sebuah Keharusan Puskesmas …

Ramluddin Ram | 7 jam lalu

Sebuah Teks Refleksi Atas Sebuah Teks …

Adica Wirawan | 7 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: