Back to Kompasiana
Artikel

Terapan

Ryannurhuda Nurhuda

mahasiswa teknik industri mercubuana

Sistem Manufaktur

REP | 02 October 2011 | 02:06 Dibaca: 4701   Komentar: 0   0

1317477813752320472

PERANCANGAN SISTEM MANUFAKTUR

Manufaktur dapat di sebut penggunaan mesin,peralatan dan tenaga kerja untuk memproduksi barang untuk digunakan atau dijual. Aplikasi umumnya pada produksi industri, dimana bahan mentah diubah menjadi produk jadi dalam skala yang besar. Bidang keahlian ini menekankan pada analisa perencanaan, pengembangan, dan penggunaan metode dan alat produksi yang tepat agar produk tersebut dapat diproduksi dengan selalu mempertimbangkan profitability, realibility, maintenanceability dari proses manufakturnya. Dalam beberapa hal, regulasi pemerintah juga menjadi pertimbangan yang penting dalam perancangan proses manufaktur.

A.Proses dalam system manufactur

Banyak perusahaan besar di Indonesia menerapkan system manufaktur untuk mempermudah pekerjaan seperti:

1.Desain Produk

Dalam industri barang yang ingin di produksi di rancang sedemikian rupa sehingga dapat di terima oleh konsumen. Misalkan pada industri makanan kaleng perusahaan harus merancang jenis makan yang mereka buat, bunbu yang di perlukan,kwalitas kaleng dll. Perancangan produk seperti ini sangat penting di lakukan untuk menghasilkan produk yang sesuai dengan harapan perusahaan

2.Persiapan material (bahan mentah)

Yang terpenting dalam proses manufaktur adalah persiapan material yang akan di gunakan pada proses barang. Hal ini di lakukan berdasarkan desain produk yang sebelumnya sudah di rancang dengan matang. Pemilihan bahan mentah sangat berpengaruh pada hasil akhir, sehingga perusahaan harus berhati-hati dalam proses pemilihan bahan mentah

3. Proses Pembuatan

Setelah tahap perancangan dan pemilihan bahan mentah tahap berikutnya adalah pengerjaan proses produksi. Pada system manufaktur pembuatan barang di lakukan secara fisik, alat atau mesin namun pada penggunaan mesin harus tetap di bawah pengawasan ketat oleh perusahaan

4. Qualiti Control (QC)

Setelah barang jadi selesai di buat selanjutnya di lakukan pemeriksaan kualitas barang tersebut karena bias saja terdapat cacat pada barang jadi tersebut. Pengecekan ini di lakukan agar produk yang di hasilkan sesuai dengan harapan dan dapat di pasarkan

B. Penyusunan Strategi System Manufaktur

Penyusunan strategi system manufaktur harus menyesuaikan diri terhadap pola permintaan konsumen terhadap sebuah produk yang dihasilkan oleh perusahaan.
Ada beberapa tipe lingkungan manufaktur yang diklasifikasikan

Production Machine

Mesin produksi merupakan mesin yang digunakan dalam proses proses produksi yang

menunjang proses produksi tersebut.

Mesin dapat diklasifikasikan menjadi :

1 .Manually operated machine, yaitu mesin dioperasikan dan disupervisi oleh pekerja

dimana mesin memberikanp o w e r untuk operasi dan pekerja memberikan kontrol.

Pekerja harus selalu terus menerus berada di dekat mesin.

2 .Semi-automated machine, yaitu mesin dioperasikan dengan suatu kontrol program dan

pekerja melakukanl o a d i n g / u n l o a d i n g atau tugas lain dalam setiap work cycle.

3 .Fully automated, yaitu mesin dapat dioperasikan dalam periode waktu yang lama

tanpa perlu perhatian dari seorang pekerja. Pekerja hanya diperlukan setelah mesin

beroperasi setiap 10 atau 100c y c l e.

Material Handling System

Material Handling System pada umumnya merupakan sistem yang meliputi aktivitas

pemindahan suatu material dengan metode yang benar yang sesuai dengan materialnya yang

digunakan untuk memindahkan material/work-in-process/product antaram a c h in e s ,

workstationsd a n support services (Heragu, 2006).

TIPE LINGKUNGAN SISTEM MANUFAKTUR (Make To Stock)

Make To Stock adalah pola produksi yang bertujuan untuk disimpan. Untuk mengantisipasi permintaan konsumen, perusahaan memproduksi produk dalam jumlah yang besar. Strategi yang dilakukan dalam lingkungan manufaktur ini adalah mengusahakan agar jumlah produk yang dihasilkan meningkat jumlahnya dengan cara melakukan peramalan terhadap permintaan periode kedepan yang digunakan sebagai perencanaan produksi.

Make To Order

Make To Order adalah pola produksi yang dilakukan berdasarkan jumlah pesanan konsumen dan berdasar waktu yang telah ditentukan. Strategi yang dilakukan lingkungan produksi ini adalah menepati waktu (due date) akan pesanan dari konsumen.

Assamble To Order

Assamble To Order adalah pola produksi yang juga berdasarkan pesanan konsumen yang mana aktivitas produksinya hanya merakit part-part yang menyusun sebuah produk. Hampir sama dengan MTO akan tetapi memiliki lead time (waktu tenggang) yang lebih pendek. Strategi yang dilakukan sama seperti MTO yaitu menepati due date.

Engineering To Order

ETO adalah pola produksi yang juga berdasarkan pesanan konsumen yang mana aktivitas produksinya dimulai dari merancang dan mendesain hingga produk tersebut dihasilkan. Sehingga mempunyai lead time yang lebih lama dari MTO.

CONTOH LABORATORIUN TEKNIK INDUSTRI

http://www.ie.its.ac.id/images/lab_manufaktur_05.jpgDidirikan pada tahun 1995 dengan nama Laboratorium Sistem Produksi dengan tujuan menunjang keilmuan Teknik Industri dalam perancangan sistem manufaktur agar mencapai tingkat efisiensi dan efektivitas yang tinggi terutama pada bidang perancangan sistem manufaktur khususnya sistem produksi. Untuk menunjang tujuan tersebut lab ini dilengkapi dengan perangkat mesin produksi untuk material kayu yang digunakan sebagai media praktik bagi mahasiswa dalam praktikum Proses Manufaktur. Pada tahun 1999, dalam rangka pengembangan lab, Jurusan Teknik Industri membeli seperangkat perlengkapan Computer Integrated Manufacturing (CIM) dari Denford yang memberikan kemampuan bagi lab untuk bergerak lebih luas dalam bidang sistem manufaktur, sehingga nama lab berubah menjadi Laboratorium Sistem Manufaktur.

http://www.ie.its.ac.id/images/lab_manufaktur_02.jpgLaboratorium ini memiliki dua macam kegiatan, yaitu kegiatan rutin dan kegiatan atau program pengembangan. Kegiatan rutin berupa praktikum proses manufaktur bagi mahasiswa Teknik Industri ITS. Setiap pelaksanaan praktikum dalam satu semester, kapasitas maksimum sebesar 90 praktikan yang saat ini beroperasi dalam 3 giliran/ shift (pagi,siang,sore). Praktikum ini terdiri atas tiga modul, yaitu modul design, analisa proses, dan project . Pelaksanaan praktikum di laboratorium sistem manufaktur ini melibatkan 10 orang asisten yang akan membantu praktikan dalam melaksanakan modul praktikum.

Untuk program pengembangan yang ada di laboratorium ini antara lain:

Pelatihan - pelatihan : AUTOCAD, PPIC, MS Project ;

Kompetisi : Sismanity Challenge atau lomba keilmuan TI untuk mahasiswa Teknik Industri ITS ;

Coffe Afternoon : workshop untuk membahas keilmuan sistem manufaktur yang dikemas dalam bentuk open talk ringan ;

Plant tour : kunjungan ke perusahaan oleh para asisten lab dalam rangka mengembangkan pengetahuan para asisten ;

Mading Calling 1306 : media informasi lab sisman DDDyang memuat info-info terbaru seputar keilmuan sistem manufaktur dan kegiatan lab.

Untuk menunjang kegiatan-kegiatan tersebut diatas, laboratorium ini dilengkapi dengan fasilitas-fasilitas sebagai berikut :

Ruang : terdiri atas dua ruang utama, yaitu ruang sistem produksi dan ruang CIM (Computer Integrated Manufacturing) , ditambah dengan dua ruang untuk Kalab dan Kasie Lab dengan total luas http://www.ie.its.ac.id/images/denah_lab_manufaktur.gifsebesar 120 m 2 ;

13 unit computer ;

2 unit compressor ;

2 unit printer ;

1 unit plotter ;

1 unit mesin Triac PC ;

1 unit mesin Mirac PC ;

1 unit conveyor dan system inspeksi ;

1 unit ASRS

2 unit lengan robot

2 unit AC

Mesin-mesin pengerjaan kayu (Multi Purpose, Circular Arm Saw, Electric Profile, Gerinda, Chisel, Hand Jointer, Copy Lathe, dll)

Software : AUTOCAD 2000/2002, Office 2000/2003, Master CAM , Mill Cam Designer, Fanuc OM , dll.

Struktur Pengurus Laboratorium

http://www.ie.its.ac.id/images/struktur_lab_manufaktur.gif

Kesimpulan

ilmu Teknik Industri mengkaji berbagai ilmu agar mampu mengintegrasikan seluruh sub-sistem dalam industri, baik manufaktur maupun jasa, dalam upaya menuju suatu sistem industri yang optimal. Karena demikian, ahli rekayasa industri (industrial engineer) dapat memasuki/ menciptakan banyak lapangan kerja.

Daftar pustaka

http://www.anneahira.com/sistem-manufaktur-13670.htm

http://yudhaprase.wordpress.com/category/sistem-manufaktur/

http://andresugiyono.edublogs.org/2006/11/16/strategi-dan-kompetisi-didalam-sistem-manufaktur/

http://www.ie.its.ac.id/lab_manufaktur.php?id=2

http://psti.ft.ugm.ac.id/index.php?option=com_content&view=article&id=882&Itemid=448〈=id

http://erisx.wordpress.com/tag/sistem-manufaktur/

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Gedung New Media Tower Kampus UMN, Juara …

Gapey Sandy | | 31 October 2014 | 19:12

Menjelajah Pulau Karang Terbesar di …

Dizzman | | 31 October 2014 | 22:32

Menjawab Keheranan Jokowi …

Raden Suparman | | 31 October 2014 | 08:42

Hati Bersih dan Niat Lurus Awal Kesuksesan …

Agung Soni | | 01 November 2014 | 00:03

Rayakan Ultah Ke-24 JNE bersama Kompasiana …

Kompasiana | | 31 October 2014 | 12:53


TRENDING ARTICLES

Susi Mania! …

Indria Salim | 8 jam lalu

Gadis-Gadis berlagak ‘Murahan’ di Panah …

Sahroha Lumbanraja | 10 jam lalu

Pramugari Cantik Pesawat Presiden Theresia …

Febrialdi | 12 jam lalu

Kerusakan Demokrasi di DPR, MK Harus Ikut …

Daniel H.t. | 13 jam lalu

Dari Pepih Nugraha Untuk Seneng Utami …

Seneng | 13 jam lalu


HIGHLIGHT

Karena Jokowi, Fadli Zon …

Sahroha Lumbanraja | 8 jam lalu

Sengkuni dan Nilai Keikhlasan Berpolitik …

Efendi Rustam | 11 jam lalu

Wakatobi, Potongan Surga yang Jatuh ke Bumi …

Irvan Hidayat | 11 jam lalu

Danau Poso, Keelokannya Melahirkan Rindu …

Jafar G Bua | 12 jam lalu

Politik Saling Sandera …

Salman Darwis | 13 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: