Back to Kompasiana
Artikel

Terapan

Ady Saputro

sharing seputar teknologi penjernih air baik konvensional maupun modern. email : adysaputro23@ymail.com hp 081322599149

Tangki softener fungsinya di air untuk apa ? by ady (karbon aktif/pasir silika)

OPINI | 25 February 2012 | 21:03 Dibaca: 1813   Komentar: 0   0

Anda tinggal di dekat bukit/gunung ?? Jika benar, kemungkinan besar air anda mengandung kapur dalam dosis tinggi.

Apa ada dampak negatif-kah jika air di rumah mengandung kapur ? dan apa solusi praktisnya ?

Air yang mengandung  kapur di atas akan mengakibatkan kerak,  pakaian putih cepat kusam, dan jika memasaknya akan cepat ada kerak-kerak di panci yang berakibat lebih banyak gas elpiji yang di butuhkan.

Itu untuk kasus di rumah, jika di industri seperti industri tekstil ,industri farmasi mereka membutuhkan air murni sebagai proses di  boiler  dengan mensyaratkan kadar hardnessnya kurang dari 20 ppm as caco3.

Softener merupakan alat yang berfungsi menyerap kandungan kapur ( kalsium dan magnesium ).

Gambar di bawah ini menunjukan tangki softener :

Manfaat Softener selain di industri juga bisa untuk dirumah, misalkan :

1)Busa sampo dan sabun akan lebih sedikit sehingga kulit lebih bersih,lebih lembut dan tidak kering dan juga tidak ada kerak di wastafel atau bak mandi

2)Di laundri, pakaian akan lebih bersih , lebih putih, lebih cerah dan lebih awet. Karena hardness water akan membuat kain mudah robek dan waktu pencucian lebih singkat

3)Cucian piring akan menghemat sabun yang di butuhkan

4Hemat listrik/gas pada pemakaian hot water

Cara Kerja Softener adalah :

1) Tabung softener berisi resin kation  dimana resin kation ini akan menarik ion kalsium ,magnesium , besi dll dan melepaskan ion natrium

2)Akhirnya resin ini mulai penuh dengan ion-ion magnesium, kalsium dll dan saatnya dilakukan regenerasi

3)Saat regenerasi, resin di alirkan air garam yang mengandung natrium , sehingga resin kembali mengandung natrium dan melepaskan kalsium dan magnesium

4) Resin siap di pakai kembali

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Australia Jawara Piala Asia 2015 …

Achmad Suwefi | | 31 January 2015 | 18:50

Penyimpangan Perilaku Penyelenggara Siaran …

Budiyanto | | 31 January 2015 | 16:50

Inspirasi, Imajinasi, dan Referensi Dalam …

Ryan M. | | 31 January 2015 | 20:03

Di Indonesia Olah Raga Masih Dianggap …

Den Bhaghoese | | 31 January 2015 | 15:40

Menyantap Roti di Gudang Rottie …

Ariesa Putris | | 31 January 2015 | 15:27


TRENDING ARTICLES

Titik Temu, Catatan Kritis untuk Mata Najwa …

Mahi Baswati | 8 jam lalu

Siapa Adu Domba Jokowi dan Megawati? …

Nusantara Link | 9 jam lalu

Menyorot Sisi Humanitas Kisruh Sawito, Samad …

Nararya | 10 jam lalu

Abraham Samad di Ujung Tanduk …

Inesya Sisca | 10 jam lalu

Niat Jokowi Tidak Akan Torehkan Cacat …

Den Bhaghoese | 14 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: