Back to Kompasiana
Artikel

Terapan

Bayu Nugraha Saputra

Disinilah aku menjejak dan melangkah...

Bahan Bakar Hydrogen

OPINI | 02 April 2012 | 19:21 Dibaca: 1081   Komentar: 0   0

Sistem bahan bakar hydrogen mempergunakan alat konversi untuk merubah hydrogen, alkohol, atau metane , menjadi energi listrik. Bahan bakar hydrogen dapat menghasilkan energi listrik tanpa menimbulkan polusi, khususnya bila menggunakan air bersih.

Bahan bakar hydrogen digunakan untuk penelitian luar angkasa dan teknologi lainnya. Terbukti efisien sebagai sumber energi.

Prinsip kerja bahan bakar hydrogen yaitu elektrolisis yang memecah air menjadi hydrogen dan oksigen menjadi gas. Pada saat yang bersamaan terjadi hydrolysis yaitu menggabungkan kedua gas tersebut yaitu hydrogen dan oksigen untuk menghasilkan listrik.

Elektroda yang terhubung pada sisi negatif sumber listrik mengeluarkan elektron. Elektron ini melalui media elektroda menyatu dengan molekul air. Selanjutnya molekul air tersebut berubah menjadi molekul atom hydrogen (H2), terlepas dari molekul air yang sudah terisi elektron negative (OH-). Gelembung gas hydrogen yang terbentuk dari elektroda dan elektron negatif yang ikut berpindah menjadi gelembung gas.

Pada eleketroda lainnya, sisi positif sumber listrik menarik elektron dari molekul air. Molekul air tersebut, terpecah menjadi atom hydrogen yang terisi ion positif (single proton) dan molekul oksigen. Kemudian molekul oksigen tadi menjadi gelembung dan proton yang terkandung di dalamnya ikut berpindah melalui media elektroda. Proton ini kemudian menyatu dengan ion (OH-) dari elektron negatif.

***

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Jejak Indonesia di Israel …

Andre Jayaprana | | 03 September 2014 | 00:57

Ironi Hukuman Ratu Atut dan Hukuman Mati …

Muhammad | | 03 September 2014 | 05:28

Persiapan Menuju Wukuf Arafah …

Dr.ari F Syam | | 03 September 2014 | 06:31

Kasus Florence Sihombing Mengingatkanku akan …

Bos Ringo | | 03 September 2014 | 06:01

Tiga Resensi Terbaik Buku Tanoto Foundation …

Kompasiana | | 03 September 2014 | 08:38


TRENDING ARTICLES

Ini Nilai Ujian Kuliah Politik Pertanian …

Felix | 3 jam lalu

Florence Sihombing Disorot Dunia …

Iswanto Junior | 4 jam lalu

Manuver Hatta Rajasa dan Soliditas Koalisi …

Jusman Dalle | 5 jam lalu

Awasi Jokowi, Kita Bukan Kerbau Dungu …

Mas Wahyu | 6 jam lalu

Kekuatan Jokowi di Balik Manuver SBY di …

Ninoy N Karundeng | 12 jam lalu


HIGHLIGHT

Tur Eropa dan Blunder Lanjutan Timnas U-19 …

Mafruhin | 7 jam lalu

Catatan Perjalanan: +Nya Stasiun Kereta Api …

Idris Harta | 8 jam lalu

Oposisi Recehan …

Yasril Faqot | 8 jam lalu

Orangtua yang Terobsesi Anaknya Menjadi …

Sam Edy | 8 jam lalu

Indo TrEC 2014 : Mengurai Kekusutan Lalu …

Wahyuni Susilowati | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: