Back to Kompasiana
Artikel

Terapan

Bayu Nugraha Saputra

Disinilah aku menjejak dan melangkah...

Bahan Bakar Hydrogen

OPINI | 02 April 2012 | 19:21 Dibaca: 1096   Komentar: 0   0

Sistem bahan bakar hydrogen mempergunakan alat konversi untuk merubah hydrogen, alkohol, atau metane , menjadi energi listrik. Bahan bakar hydrogen dapat menghasilkan energi listrik tanpa menimbulkan polusi, khususnya bila menggunakan air bersih.

Bahan bakar hydrogen digunakan untuk penelitian luar angkasa dan teknologi lainnya. Terbukti efisien sebagai sumber energi.

Prinsip kerja bahan bakar hydrogen yaitu elektrolisis yang memecah air menjadi hydrogen dan oksigen menjadi gas. Pada saat yang bersamaan terjadi hydrolysis yaitu menggabungkan kedua gas tersebut yaitu hydrogen dan oksigen untuk menghasilkan listrik.

Elektroda yang terhubung pada sisi negatif sumber listrik mengeluarkan elektron. Elektron ini melalui media elektroda menyatu dengan molekul air. Selanjutnya molekul air tersebut berubah menjadi molekul atom hydrogen (H2), terlepas dari molekul air yang sudah terisi elektron negative (OH-). Gelembung gas hydrogen yang terbentuk dari elektroda dan elektron negatif yang ikut berpindah menjadi gelembung gas.

Pada eleketroda lainnya, sisi positif sumber listrik menarik elektron dari molekul air. Molekul air tersebut, terpecah menjadi atom hydrogen yang terisi ion positif (single proton) dan molekul oksigen. Kemudian molekul oksigen tadi menjadi gelembung dan proton yang terkandung di dalamnya ikut berpindah melalui media elektroda. Proton ini kemudian menyatu dengan ion (OH-) dari elektron negatif.

***

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Tak Selamanya Penggusuran Pedagang dengan …

Wisnu Aj | | 30 January 2015 | 14:21

Jokowi & Pendekatan Humanis dalam …

Ilyani Sudardjat | | 30 January 2015 | 09:58

Panglima TNI Berbeda dari “Panglima” di …

Mds Efron | | 30 January 2015 | 08:19

Mudahnya Jadi Wartawan Gadungan …

Choiron | | 30 January 2015 | 08:55

Mengenang Sinetron Era 90-an …

Mariam Umm | | 30 January 2015 | 06:38


TRENDING ARTICLES

Benarkah Pak Jokowi Meninggalkan PDI …

Kosmas Lawa Bagho | 9 jam lalu

Adu Kuat Jowoki dan Mega (Pecah Kongsi?) …

Ken Shara Odza | 11 jam lalu

Menebak Strategi dan Langkah Presiden …

Harry Purnomo | 12 jam lalu

Jokowi dan Lobi Trisakti; Lepasnya …

Imam Kodri | 13 jam lalu

BG “Pembukaan” Pro JK, …

Hendrik Riyanto | 13 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: