Back to Kompasiana
Artikel

Terapan

Airgaramasin Airgaramasin

follow Manusia tanpa narasi.. Airgaramasin.blogspot.com

Aquaponics Sederhana Belakang Rumah (Supermarket Keluarga)

OPINI | 07 May 2012 | 06:58 Dibaca: 4646   Komentar: 25   4

1336330030571643017

istri sedang “berbelanja” buncis untuk makan malam

13363299148347890171336330162874859407

foto tanaman aquaponics sederhana belakang rumah.

Aquaponics Sederhana Belakang Rumah (supermarket keluarga)

oleh : airgaramasin

Beberapa bulan terakhir ini dengan berbekal pengetahuan tentang pertanian yang dangkal, saya mencoba hal baru dengan anak istri saya, yaitu bercocok tanam menggunakan sistem aquaponics/akuaponik. Menurut apa yang kami pelajari dari beberapa website, aquaponics adalah sebuah metode dengan menggabungkan antara aquaculuture dengan hidroponik.

Kebetulan kami memiliki kolam kecil di belakang rumah, diantara tanaman sayuran kebutuhan rumah tangga kami sebelumnya. Kolam dengan kedalaman 1 meter tersebut kami set dengan kayu sedemikian rupa agar dapat menopang beberapa ember, kotak plastik yang digunakan sebagai wadah media arang dan batu kerikil. Pompa bekas aquarium 25 watt kami gunakan untuk memutar air kolam ke dalam media tanam. Hanya memberi makan dengan ikan saja, kami juga mendapatkan sayuran tanpa pupuk buatan karena air kolam sudah mencukupi kebutuhan nutrisi tanaman, ikan pun turut senang karena air tersaring media tanaman.

Dengan peralatan sederhana tersebut kami sekarang bisa memanen sayuran dengan cara organik (walaupun kata-kata organik masih diperdebatkan).

Buncis, bayam, seledri, kangkung, tomat, daun loncang, terung kami tanam pada “mainan” baru itu. Menjadikan “supermarket” belakang rumah kami bertambah komplit, karena sayuran dan ikan kolam dapat memenuhi sebagian kebutuhan makan kami.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Santri dan Pemuda Gereja Produksi Film …

Purnawan Kristanto | | 22 October 2014 | 23:35

Kontroversi Pertama Presiden Jokowi dan …

Zulfikar Akbar | | 23 October 2014 | 02:00

[PALU] Kompasiana Nangkring Bareng BKKBN di …

Kompasiana | | 01 October 2014 | 15:12

Lilin Kompasiana …

Rahab Ganendra | | 22 October 2014 | 20:31

Ikuti Kompasiana-Bank Indonesia Blog …

Kompasiana | | 02 October 2014 | 10:39


TRENDING ARTICLES

Singkirkan Imin, Jokowi Pinjam Tangan KPK? …

Mohamadfi Khusaeni | 3 jam lalu

Pembunuhan Bule oleh Istrinya di Bali …

Ifani | 3 jam lalu

Ketua Tim Transisi Mendapat Rapor Merah dari …

Jefri Hidayat | 4 jam lalu

Jokowi, Dengarkan Nasehat Fahri Hamzah! …

Adi Supriadi | 10 jam lalu

Ketika Ruhut Meng-Kick Kwik …

Ali Mustahib Elyas | 14 jam lalu


HIGHLIGHT

Inovasi, Kunci Indonesia Jaya …

Anugrah Balwa | 8 jam lalu

Hak Prerogatif Presiden dan Wakil Presiden, …

Hendi Setiawan | 8 jam lalu

Sakitnya Tuh di Sini, Pak Jokowi… …

Firda Puri Agustine | 8 jam lalu

Kebohongan Itu Slalu Ada! …

Wira Dharma Purwalo... | 8 jam lalu

Rethinking McDonald’s, Opportunity …

Yudhi Hertanto | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: