Back to Kompasiana
Artikel

Terapan

Airgaramasin Airgaramasin

follow Manusia tanpa narasi..

Aquaponics Sederhana Belakang Rumah (Supermarket Keluarga)

OPINI | 07 May 2012 | 01:58    Dibaca: 5591   Komentar: 26   4

1336330030571643017

istri sedang “berbelanja” buncis untuk makan malam

13363299148347890171336330162874859407

foto tanaman aquaponics sederhana belakang rumah.

youtube

https://www.youtube.com/watch?v=yKSXtixKWl0

Aquaponics Sederhana Belakang Rumah (supermarket keluarga)

oleh : airgaramasin

Beberapa bulan terakhir ini dengan berbekal pengetahuan tentang pertanian yang dangkal, saya mencoba hal baru dengan anak istri saya, yaitu bercocok tanam menggunakan sistem aquaponics/akuaponik. Menurut apa yang kami pelajari dari beberapa website, aquaponics adalah sebuah metode dengan menggabungkan antara aquaculuture dengan hidroponik.

Kebetulan kami memiliki kolam kecil di belakang rumah, diantara tanaman sayuran kebutuhan rumah tangga kami sebelumnya. Kolam dengan kedalaman 1 meter tersebut kami set dengan kayu sedemikian rupa agar dapat menopang beberapa ember, kotak plastik yang digunakan sebagai wadah media arang dan batu kerikil. Pompa bekas aquarium 25 watt kami gunakan untuk memutar air kolam ke dalam media tanam. Hanya memberi makan dengan ikan saja, kami juga mendapatkan sayuran tanpa pupuk buatan karena air kolam sudah mencukupi kebutuhan nutrisi tanaman, ikan pun turut senang karena air tersaring media tanaman.

Dengan peralatan sederhana tersebut kami sekarang bisa memanen sayuran dengan cara organik (walaupun kata-kata organik masih diperdebatkan).

Buncis, bayam, seledri, kangkung, tomat, daun loncang, terung kami tanam pada “mainan” baru itu. Menjadikan “supermarket” belakang rumah kami bertambah komplit, karena sayuran dan ikan kolam dapat memenuhi sebagian kebutuhan makan kami.

cara membuat Bell Siphon Aquaponic

https://www.youtube.com/watch?v=GVabRWpsbEQ

pakai talang air

https://www.youtube.com/watch?v=519XeodmwTs

cara mudah membuat Grow Bed untuk aquaponics

https://www.youtube.com/watch?v=Y6uIeIzeplw

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Mendadak Bangka …

Sam Leinad | | 24 May 2015 | 19:38

Pedenya NET TV …

Iwan Permadi | | 24 May 2015 | 16:52

[Blog Competition] Ceritamu bersama …

Kompasiana | | 08 May 2015 | 18:25

Mau Jadi Kaya? Pikirkan Telebih Dulu secara …

Tjiptadinata Effend... | | 24 May 2015 | 20:04

KAA ke-60, Bandung Mendadak Bahagia …

Kompasiana | | 24 May 2015 | 18:15


TRENDING ARTICLES

Kisruh Golkar Senjata Jusuf Kalla, Petral …

Ninoy N Karundeng | 13 jam lalu

Lecehkan Ras Sunda, Color Run Subang Dicekal …

Jadiah Upati | 14 jam lalu

Beras Platik: Teror untuk Siapa? …

Gatot Swandito | 15 jam lalu

Rekayasa Hadi, Negara Rugi 2 Triliun, KPK …

Imam Kodri | 21 jam lalu

Presiden Jokowi Menerima Gratifikasi Batu …

Gunawan | 23 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: