Back to Kompasiana
Artikel

Terapan

Rahmad Agus Koto

"Alam Terkembang Jadi Buku," dibaca, dipelajari, dipahami dan diamalkan… Insyaallah… Belajar sampai nafas terakhir. Suka selengkapnya

Bersih & Bermanfaatnya Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Sibayak Sumatera Utara

REP | 07 May 2012 | 10:28 Dibaca: 1165   Komentar: 2   0

Kemarin, Minggu 6 Mei 2012, setelah memuaskan diri dengan mandi air panas bumi (Hotspring), penulis singgah sebentar di Stasiun Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) PT Pertamina Geothermal Energy, Sibayak Sumatera Utara. Lokasinya hanya sekitar 100 m dari lokasi pemandian air panasĀ  Lau Sidebuk-Debuk. Penulis sangat terkesan dengan kebersihan lingkungan stasiun tersebut.

Sepintas lalu lokasi tersebut tidak menunjukkan bahwa lokasi tersebut merupakan stasiun sumber energi, tidak ada polusi suara maupun polusi asap. Sangat berbeda dengan lingkungan lokasi pertambangan energi minyak bumi.

13363846381065808317

Stasiun PLTP Sibayak Sumut, di kejauhan terlihat puncak Gunung Sibayak (dok. pribadi)

Stasiun PLTP Sibayak ini diresmikan oleh Presiden Susilo Bambang Yuhoyono pada tanggal 11 Desember 2007. Hingga saat ini kapasitas produksi stasiun tersebut sebesar 12 Mega Watt, sumber energi listrik yang mencukupi kebutuhan masyarakat wilayah Berastagi.

13363861391073057406

Uap air sisa pengolahan, berbau belerang namun tidak terasa mengganggu (Dok. Pribadi)

Potensi energi panas bumi di Indonesia mencakup 40% potensi panas bumi dunia, tersebar di 251 lokasi pada 26 propinsi dengan total potensi energi 27.140 MW atau setara 219 Milyar ekuivalen Barrel minyak. Kapasitas terpasang saat ini hanya 1.194 atau 4% dari seluruh potensi yang ada (Pertamina GE).

Selain faktor ramah lingkungan, Panas Bumi merupakan salah satu sumber energi yang sangat potensial bagi solusi energi dan ekonomi Indonesia. Namun cukup disayangkan pemerintah belum memanfaatkannya secara maksimal.

*

**

***

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Mau Ribut di Jerman? Sudah Ijin Tetangga …

Gaganawati | | 24 October 2014 | 13:44

Pesan Peristiwa Gembira 20 Oktober untuk …

Felix | | 24 October 2014 | 13:22

Ikuti Kompasiana-Bank Indonesia Blog …

Kompasiana | | 02 October 2014 | 10:39

Pelayanan Sertifikasi Lebih Optimal Produk …

Nyayu Fatimah Zahro... | | 24 October 2014 | 07:31

Inilah Daftar Narasumber yang Siap Beraksi …

Kompasiana | | 20 October 2014 | 15:40


TRENDING ARTICLES

Pak Jokowi, Kemana Pak Dahlan Iskan? …

Reo | 4 jam lalu

Akankah Jokowi Korupsi? Ini Tanggapan Dari …

Rizqi Akbarsyah | 9 jam lalu

Jokowi Berani Ungkap Suap BCA ke Hadi …

Amarul Pradana | 10 jam lalu

Gerindra dapat Posisi Menteri Kabinet Jokowi …

Axtea 99 | 12 jam lalu

Nurul Dibully? …

Dean Ridone | 12 jam lalu


HIGHLIGHT

Nama Makanan yang Nakutin …

Arya Panakawan | 8 jam lalu

Gelar Terpental demi Sahabat Kental …

Adian Saputra | 8 jam lalu

Hijriyah untuk (Tak) Berbeda …

M. Rasyid Nur | 8 jam lalu

Pertemuan …

Den Bhaghoese | 8 jam lalu

Jika Benchmark Kepada Qatar U-19 maka The …

Ahmad Crespo | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: