Back to Kompasiana
Artikel

Terapan

Denis Agung

Penerjemah sekaligus Pengguna Linux

Kelebihan Linux (Xubuntu) yang Tidak Disadari

OPINI | 03 November 2012 | 22:12 Dibaca: 780   Komentar: 0   0

Lagi-lagi artikel soal Linux. Mungkin para pembaca akan berpikiran begitu saat melihat judul artikel saya ini.
Jujur saja, saya ini termasuk pengguna awam Linux yang menggunakan Xubuntu 12.04 untuk menunjang kegiatan saya sebagai seorang penerjemah komik. Perkenalan saya dengan Xubuntu dimulai saat saya sedang mencari Linux yang cocok untuk digunakan di netbook EeePC 900 20 GB saya yang sudah cukup uzur. Ternyata, cukup sulit juga mencari Linux yang responsif dengan spek prosesor Celeron 900 MHz dan RAM 1 GB yang saya miliki. Setelah beberapa kali menginstal varian Linux yang berbeda-beda, akhirnya saya mencoba untuk menginstal Xubuntu. Ternyata, Xubuntu cukup responsif saat diinstal di EeePC 900. Oleh karena itu, saya memutuskan untuk mengganti OS Linux Mint di PC desktop saya dengan Xubuntu 12.04. (Sebagai informasi, PC desktop saya menggunakan Phenom II X4 840 dan RAM 2×2 GB dual channel). Dan, sampai sekarang saya masih menggunakan Xubuntu 12.04 32-bit dengan kernel PAE.

Jujur saja, selama menggunakan Xubuntu, ada beberapa hal yang sangat mengesankan saya.
1. Backup dan encoding film
Saya punya kebiasaan aneh setiap kali membeli DVD film (bajakan, sih). Saya selalu mengopi DVD yang saya beli ke dalam bentuk file ISO. Dengan demikian saya tak perlu merasa khawatir kalau seandainya kepingan DVD-nya nggak bisa diputar lagi. Lalu, terkadang saya punya keinginan untuk memasukkan data ISO film itu ke dalam portable media player. Saat-saat seperti ini, saya menggunakan program encoder gratisan yang disediakan oleh repositori Ubuntu. (Kalau di Windows? Musti cari-cari installer dan crack-nya dulu)…
2. Mencetak laman internet ke dalam bentuk PDF
Ini salah satu fungsi yang sangat saya puja dalam Linux. Tinggal klik kanan, Print, Print to file. Kalau di Windows? Setidaknya harus install Foxit Reader dulu, euy.
3. Suara musik yang dihasilkan lebih membahana
Ini adalah hal pertama yang saya sadari saat memakai SLAX Live CD untuk memainkan file MP3. Saya jadi kaget setengah mati saat memutar file musik MP3 yang biasa saya dengarkan di SLAX. Suara yang dihasilkan jadi lebih membahana dibandingkan saat diputar di Windows (pengaturan volume speaker sama sekali nggak diubah, lho).

Inilah ketiga kelebihan Linux yang saya hargai sampai saat ini. Semoga berguna bagi para member Kompasiana.

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Cara Cermat Buang Sampah, yang Mungkin Dapat …

Tjiptadinata Effend... | | 21 October 2014 | 21:18

Rupiah Tiada Cacat …

Loved | | 17 October 2014 | 17:37

[BALIKPAPAN] Daftar Online Nangkring bersama …

Kompasiana | | 02 October 2014 | 11:00

Ekspektasi Rakyat terhadap Jokowi …

Fitri.y Yeye | | 21 October 2014 | 10:25

[ONLINE VOTING] Ayo, Dukung Kompasianer …

Kompasiana | | 16 October 2014 | 14:46


TRENDING ARTICLES

Pak Prabowo, Sikap Anda Merusak Isi Kepala …

Eddy Mesakh | 7 jam lalu

Jamberoo itu Beda Total dengan Jambore …

Roselina Tjiptadina... | 9 jam lalu

Ajari Anak Terampil Tangan dengan Bahan Alam …

Gaganawati | 10 jam lalu

Siapa Sengkuni? Amien Rais, Anda Atau Siapa? …

Erwin Alwazir | 14 jam lalu

Anang Hermansyah Hadiri Pesta Rakyat, Ahmad …

Sahroha Lumbanraja | 14 jam lalu


HIGHLIGHT

Waspadai Penipuan di Sekeliling Anda …

Syahdan Adhyasta | 9 jam lalu

Janji Kelingking Masa Lalu …

Fitri Manalu | 10 jam lalu

Ibu Negara …

Rahab Ganendra | 10 jam lalu

Kindi: Fotografer Cilik …

Dewilailypurnamasar... | 11 jam lalu

Kuliner Bebek Mercon di Warung Komando Eko …

Sitti Rabiah | 12 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: