Back to Kompasiana
Artikel

Terapan

Jejaring Web

Jejaring adalah portal belajar anak indonesia

Perintah Dasar Linux Debian

OPINI | 31 January 2013 | 15:55 Dibaca: 2412   Komentar: 0   0

Dalam Distribusi Linux Debian ada banyak perintah untuk menjalankan suatu pekerjaan. Perintah-perintah dasar itu harus kita kuasai agar kita bisa menjalankan pekerjaan. Kita sebagai pemula baik untuk mengetahui dan minimal pernah menggunakan perintah-perintah dasar itu karena suatu saat perintah-perintah itu akan berguna untuk kita sebagai pemula pengguna linux.

debian

Di sini kita akan belajar kira-kira 27 perintah dasar pada linux debian. Teman jumlah 27 perintah yang akan kita pelajari bukanlah jumlah semua perintah yang ada dalam Distribusi Linux Debian, melainkan itu semua hanya sebagian. Dengan semakin berkembangnya jaman apalagi untuk perkembangan teknologi pasti akan semakin bertambah, begitupun perintah-perintah dasar yang akan kita pelajari ini pasti akan bertambah juga. Berikut adalah perintah-perintah dasar Linux Debian :

1. Any_command –help: menampilkan bantuan tentang perintah-perintah dasar dari linux debian

2. Ls : berfungsi untuk menampilkan direktori yang aktif. Jadi jika kita terlalu banyak membuka suatu direktori, kita hanya perlu mengetik perintah “ls” yang di ikuti nama direktori yang ingin kita buka pada program root terminal. Maka akan muncul pada layar dengan sendirinya.

3. Ls –al: sama dengan perintah “ls” hanya saja perintah “ls-al” menampilkan seluruh direktori yang aktif satu per satu pada layar.

4. Cd: merupakan singkatan dari change directory yang berfungsi untuk merubah direktori menggunakan cd.

5. Cp : sama dengan fungsi tombol Ctrl+c pada Windows yaitu untuk mengcopy suatu file.

6. mcopy : perintah ini berfungsi untuk mengganti nama suatu file dan juga memindahkan suatu file.

7. rm: yang merupakan singkatan dari remove files yang berfungsi untuk menghapus suatu data atau file.

8. mkdir: berfungsi untuk membuat directory baru, kepajangan dari perintah ini adalah make directory.

9. rm: sama dengan perintah rm files yaitu menghapus, hanya saja rm files menghapus suatu file sedangkan rm directory untuk menghapus suatu directory.

10. rm –r: perintah yang kepanjangan recursive remove yang berfungsi untuk menghapus suatu file, directory, atau subdirectory. Perlu kita tahu untuk berhati-hati menggunakan perintah ini karena perintah ini dapat menghapus semua data pada sistem, dan di Linux tidak ada perintah undelete.

11. more: dengan perintah more kita dapat melihat isi suatu file, dan isi file tersebut dapat di tampilkan layar per layar.

12. Less filename: bergunamenampilkan suatu file layar per layar. Jika kita ingin menghentikan perintah ini tinggal tekan tombol “p” maka akan berhenti.

13. pico filename: perintah ini berfungsi untuk mengedit suatu text file.

14. pico –w filename: sama dengan perintah ” pico filename” yaitu mengedit suatu text file. Hanya saja pada perintah ini di sertai dengan mengnokatifkan fungsi word warp. Dan perintah ini berguna untuk mengedit text file seperti /etc/fstab.

15. lynx file.html: perintah ini berfungsi melihat suatu file html dengan text mode. Perintah ini adalah salah satu cara membuka browser dan juga sesuai untuk mencari artikel tanpa image.

16. tar -zxvf filename.tar.gz: perintah ini digunakan untuk mengekstrak file tar sekaligus mengun-compres file tar tersebut.

17. tar -xvf filename.tar: sama dengan “tar -zxvf filename.tar.gz” yaitu berfungsi untuk mengekstrak suatu file tar tapi ada perintah ini adalah mengekstrak file tar yang tidak terkompress.

18. gunzip filename.gz: berfun gsi intuk meng-uncompress suatu file zip dengan menggunaka gunzip jika kita ingin untuk mengompress file.

19. bunzip2 filename.bz2: perintah ini di gunakan untuk meng-uncompress suatu file yang besar dengan format (*.bz2).

20. find / -name “filename”: jika di Windows terdapat menu search untuk mencari suatu nama file. Maka di Linux ada perintah find / -name “filename” untuk mencari suatu nama file.

21. locate: mencari suatu file berdasarkan nama file tersebut dan di mana lokasi penyimpanan file tersebut.

22. talk: suatu perintah yang berfungsi untuk menjalankan suatu percakapan atau berhubungan dengan computer lain.

23. mc: perintah ini digunakan untuk menjalankan “midnight commander” dengan bagus dan cepat sebagai file manager.

24. telnet : berguna untuk berhubungan dengan computer lain dengan protocol TELNET.

25. rlogin : merupakan singkatan dari remote login yang berfungsi untuk menghubungkan kita dengan computer lain.

26. rsh : kepanjangannya adalah remote shell yang merupakan jalan lain untuk menghubungkan kita dengan remote machine.

27. Clear: perintah ini berfungsi untuk membersihkan layar dari directory yang aktif.

sumber jejaring.web.id

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Kampanye Wisata Thailand’s Best …

Olive Bendon | | 28 July 2014 | 16:49

Lebaran di Jerman dengan Salad …

Gitanyali Ratitia | | 29 July 2014 | 16:53

Membuat Hidangan Lebaran di Moskow (Jika …

Lidia Putri | | 28 July 2014 | 17:08

Visa on Arrival Turki Dihapus? …

Sifa Sanjurio | | 29 July 2014 | 06:03

Memilih Tempat yang Patut di Kunjungi, Serta …

Tjiptadinata Effend... | | 29 July 2014 | 19:46


Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: