Back to Kompasiana
Artikel

Terapan

Jejaring Web

Jejaring adalah portal belajar anak indonesia

Konfigurasi Web Server di Debian 6

OPINI | 26 February 2013 | 12:00 Dibaca: 499   Komentar: 0   0

Pada artikel ini saya akan menjelaskan cara instalasi dan konfigurasi Web Server pada Debian. Apa itu Web Server ?Web Server dapat merujuk baik pada perangkat keras ataupun perangkat lunak yang menyediakan layanan akses kepada pengguna melalui protokol komunikasi HTTP atau HTTPS atas berkas-berkas yang terdapat pada suatu situs web dalam layanan ke pengguna dengan menggunakan aplikasi tertentu seperti peramban web.

Fungsi utama sebuah server web adalah untuk mentransfer berkas atas permintaan pengguna melalui protokol komunikasi yang telah ditentukan. Disebabkan sebuah halaman web dapat terdiri atas berkas teks, gambar, video, dan lainnya pemanfaatan server web berfungsi pula untuk mentransfer seluruh aspek pemberkasan dalam sebuah halaman web yang terkait; termasuk di dalamnya teks, gambar, video, atau lainnya.

Paket yang harus di install dalam pembuatan web server adalah apache2,php5,dan links

1. Install apache, ketikkan perintah apache2

1

2. Tekan Y untuk melanjutkan penginstalan

2

3. Akan muncul perintah untuk memasukkan cd debian ke 1 untuk melanjutkan penginstalan apache2, masukkan cd debian ke1 kemudian tekan enter.

3

4. Jika sudah, install paket php5 seperti gambar di bawah

4

5. Setelah paket apache2 dan php5 terinstall sekarang instal paket links. Dengan cara masuk ke cdrom/pool/main/l/links  seperti gambar di bawah ini

5

6.Ketikkan perintah dpkg –I (nama paket dalam directori links itu) ,tekan enter untuk menginstall.

Setelah semua paket sudah terinstall sekarang lakukan konfigurasi file default yang berada di directori /etc/apache2/sites-avaliable/ dengan perintah nano untuk membaca file tersebut

6

7. Lakukan konfigurasi file default tadi dengan memberikan pagar(#) di depan  Redirectmacth seperti gambar di bawah ini.

Jika sudah keluarlah dari file tersebut dan simpanlah konfigurasinya

7

8. Setelah mengkonfigurasi file default sekarang kita pindah ke directori /var/www/ untuk menghapus file .apache2-default

Hapuslah file di dalam directori tersebut dengan perintah rm –rf (nama file yg mau di hapus)

8

9. Setelah menghapus file default apache2 , sekarang kita membuat index / script untuk web server kita

Dengan perintah touch (nama file.html/php) untuk membuat file html /php agar bisa di baca dan di konfigurasi oleh perintah nano

Lakukan konfigurasi file tadi dengan perintah nano seperti contoh gambar di bawah

9

10. Edit file yang masih kosong tersebut dengan mengetikkan script html atau php di dalamnya seperti contoh script di bawah ini ,jika sudah save dan exit dari file tersebut

10

11. Restart semua konfigurasi/perubahan yang telah terjadi di apache2 tadi dengan perintah /etc/init.d/apache2 restart seperti contoh gambar di bawah

11

12.Cek hasil konfigurasi tadi

Masukkan perintah links  (ip address/domain anda) / (nama file html tadi yg telah anda buat ) seperti contoh gambar di bawah setelah itu tekan enter.

12

13. Tampilan web server / file html yg kita buat di linux tadi seperti contoh di bawah ini

Berarti web server anda telah bisa di coba pada client

13

14. Maka hasil web server kita di dalam linux setelah bisa sekarang cobalah pada browser di windows Anda

14

sumber jejaring.web.id

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

5 Kompasianer Beropini tentang Paspampres …

Kompasiana | | 02 September 2014 | 15:41

Keuntungan-Keuntungan dari Kasus Florence …

Andreas Ab | | 02 September 2014 | 12:43

Plus Minus kalau Birokrat yang Jadi …

Shendy Adam | | 02 September 2014 | 10:03

Menyaksikan Sinta Obong di Yogyakarta …

Bugi Sumirat | | 02 September 2014 | 12:19

Inilah Pemenang Lomba Kompetisi Blog ACC! …

Kompasiana | | 01 September 2014 | 12:25


TRENDING ARTICLES

Presiden SBY dan Koalisi Merah Putih …

Uci Junaedi | 6 jam lalu

Ahok, Mr. Governor si “Pembelah …

Daniel H.t. | 7 jam lalu

Gunung Padang, Indonesia Kuno yang …

Aqila Muhammad | 9 jam lalu

Halusinasi dan Penyebabnya, serta Cara …

Tjiptadinata Effend... | 10 jam lalu

Vonis Ratu Atut Pamer Kekuatan Mafia Hukum …

Ninoy N Karundeng | 11 jam lalu


HIGHLIGHT

Agung Laksono Lanjutkan Warisan Kedokteran …

Agung Laksono Berka... | 8 jam lalu

Mengenal Bunga Nasional Berbagai Negara di …

Tjiptadinata Effend... | 8 jam lalu

Cemburu Bukan Represent Cinta …

Diana Wardani | 9 jam lalu

“Account Suspended @Kompasiana Diburu …

Tarjo Binangun | 9 jam lalu

Mungkinkah Jokowi Bisa Seperti PM India …

Jimmy Haryanto | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: