Back to Kompasiana
Artikel

Terapan

Sokhibi Imgos

Pemilik usaha Service dan penjualan komputer murah di Semarang, aktif dalam dunia OpenSource terutama dalam selengkapnya

Akankah Kurikulum 2013 Bernasib seperti UN

OPINI | 19 April 2013 | 08:50 Dibaca: 266   Komentar: 1   0

Dalam minggu ini di negara kita heboh terutama yang berkaitan dengan Pendidikan tepatnya pelaksanaan Ujian Nasional (UN) yang amburadul karena memang belum siap baik dari segi teknis maupun non teknis, namun oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tetap dipaksakan untuk diadakan secara serentak di seluruh Indonesia, bukannya berjalan lancar tapi malah terjadi kekacauan disana-sini, dari UN yang tidak bisa serentak (berarti namanya bukan UN tapi UL), kwalitas kertas yang jelek, dan lain-lain.

Cukup sudah tulisan saya mengenai Ujian Nasional karena sudah banyak yang menulis

Bagaimana Nasib Kurikulum 2013

Bulan Juli mendatang Menteri Pendidikan dan Kebudayaan akan mulai menerapkan Kurikulum baru yang sering disebut kurikulum 2013, menurut pendapat saya kalau pemerintah tetap memaksakan untuk menerapkan kurikulum 2013 maka akan terjadi kekacauan yang lebih hebat dari sekarang, mana mungkin kurikulum tersebut bisa berjalan lancar sedangkan persiapannya saja lebih buruk dari persiapan dari Ujian Nasional.

Saya sebagai warga negara yang peduli dengan pendidikan sangat berharap agar Kurikulum 2013 dibatalkan saja atau ditunda hingga semua persiapan baik secara teknis dan non teksis sudah terpenuhi, karena hingga hari ini para guru terlihat belum siap untuk melaksanakan kurikulum tersebut, dan jika dipaksakan maka lagi-lagi para siswa yang akan menjadi korban.

Salah  satu opsi agar kurikulum 2013 dibatalkan (ditunda) adalah Menteri Pendidikan dan Kebudayaan di ganti dengan orang lain.

Dikahir tulisan saya hanya ada satu pertanyaan Apakah Anda setuju jika MenDikBud diganti

Demikian tulisan saya hari ini, jangan dianggap serius karena hanya sebuah opini ngawur di pagi hari

-

Salam Prihatin

-

Link Download Draf Kurikulum 2013

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Tanggapan Soal “PR Anak 2 SD yang …

Hendradi Hardhienat... | | 22 September 2014 | 14:36

Analisis Ancaman ISIS di Australia …

Prayitno Ramelan | | 22 September 2014 | 13:47

Software Engineer/Programmer Dibayar Murah? …

Syariatifaris | | 22 September 2014 | 10:16

Revolusi Teknologi Perbankan: Dari ATM ke …

Harris Maulana | | 22 September 2014 | 11:19

Ayo, Tunjukan Aksimu untuk Indonesia! …

Kompasiana | | 09 September 2014 | 16:24


TRENDING ARTICLES

Kasus PR Habibi, ketika Guru Salah Konsep …

Erwin Alwazir | 12 jam lalu

Abraham Lunggana, Ahok, Messi, dan Pepe …

Susy Haryawan | 13 jam lalu

Tentang 6 x 4 …

Septin Puji Astuti | 14 jam lalu

Jokowi dan Kutukan Politik …

Angin Dirantai | 15 jam lalu

PPP dan Kudeta Marwah …

Malaka Ramadhan | 16 jam lalu


HIGHLIGHT

PR Matematika 20? Kemendiknas Harus …

Panjaitan Johanes | 8 jam lalu

(H-16) Jelang Piala Asia U-19 : Uzbekistan …

Achmad Suwefi | 8 jam lalu

Pingin Body Kayak Artis …

Ifani | 8 jam lalu

Kesamaan Logika 4 X 6 dan 6 X 4 Profesor …

Ninoy N Karundeng | 8 jam lalu

Diari Santri: #7 Tamu Misterius …

Syrosmien | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: