Back to Kompasiana
Artikel

Terapan

Ratna Widayat

Beralamat di Tegalarum, RT.01/13, Cangakan, Karanganyar

Mengapa Berselimut Menjadi Hangat?

OPINI | 29 April 2013 | 11:55 Dibaca: 384   Komentar: 0   0

Setiap makhluk hidup dari jenis hewan dan manusia mempunyai suhu tubuh yang tidak sama. Aktivitas organ dalam tubuh akan menjaga keadaan suhu tubuh sehingga tingginya hampir selalu tetap. Untuk manusia sehat suhu tubuhnya berkisar antara 350 C sampai 370 C.

1367211247753523854

Pada saat bersentuhan dengan udara luar yang bersuhu rendah, tubuh merasa dingin. Mengapa demikian ? Karena panas atau kalor tubuh kita diserap oleh udara luar berakibat tubuh kita merasa dingin. Untuk mengatasi keadaan ini biasanya kita memakai selimut atau pakaian tebal.

Selimut atau pakaian tebal yang kita pakai pada saat udara luar bersuhu rendah akan melindungi tubuh dari penyerapan panas oleh udara luar. Karena selimut atau pakaian tebal merupakan isolator yaitu bahan yang sukar menghantarkan panas atau kalor. Dengan demikian badan kita akan merasa hangat.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Kisah Haji Warto tentang Lumpur Lapindo …

Windu Andhika | | 17 April 2014 | 14:58

Introspeksi Pascapemilu (Kado buat Caleg …

Nurjanah Nitura | | 17 April 2014 | 11:14

Tahan Nafas di Kereta Gantung Ngong Ping …

Eddy Roesdiono | | 17 April 2014 | 15:42

Parkir Sebabkan PAD Bocor …

Eta Rahayu | | 17 April 2014 | 14:54

Inilah Pemenang Kompasiana - ISIC 2014 Blog …

Kompasiana | | 17 April 2014 | 15:52


TRENDING ARTICLES

Meski Tak Punya Ijin, JIS Berani Menolak …

Ira Oemar | 14 jam lalu

Agar Tidak Menyusahkan di Masa Tua …

Ifani | 21 jam lalu

Menguji Nyali Jokowi; “Say No to …

Ellen Maringka | 22 jam lalu

Dinda, Are You Okay? …

Dewi Nurbaiti | 22 jam lalu

Pelajaran Mengenai Komentar Pedas Dinda …

Meyliska Padondan | 23 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: