Back to Kompasiana
Artikel

Terapan

Ratna Widayat

Beralamat di Tegalarum, RT.01/13, Cangakan, Karanganyar

Mengapa Berselimut Menjadi Hangat?

OPINI | 29 April 2013 | 11:55 Dibaca: 408   Komentar: 0   0

Setiap makhluk hidup dari jenis hewan dan manusia mempunyai suhu tubuh yang tidak sama. Aktivitas organ dalam tubuh akan menjaga keadaan suhu tubuh sehingga tingginya hampir selalu tetap. Untuk manusia sehat suhu tubuhnya berkisar antara 350 C sampai 370 C.

1367211247753523854

Pada saat bersentuhan dengan udara luar yang bersuhu rendah, tubuh merasa dingin. Mengapa demikian ? Karena panas atau kalor tubuh kita diserap oleh udara luar berakibat tubuh kita merasa dingin. Untuk mengatasi keadaan ini biasanya kita memakai selimut atau pakaian tebal.

Selimut atau pakaian tebal yang kita pakai pada saat udara luar bersuhu rendah akan melindungi tubuh dari penyerapan panas oleh udara luar. Karena selimut atau pakaian tebal merupakan isolator yaitu bahan yang sukar menghantarkan panas atau kalor. Dengan demikian badan kita akan merasa hangat.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Naik Mule di Grand Canyon …

Bonekpalsu | | 26 July 2014 | 08:46

Mudik Menyenangkan bersama Keluarga …

Cahyadi Takariawan | | 26 July 2014 | 06:56

ISIS: Dipuja atau Dihindari? …

Baskoro Endrawan | | 26 July 2014 | 02:00

ASI sebagai Suplemen Tambahan Para Body …

Andi Firmansyah | | 26 July 2014 | 08:20

Ikuti Lomba Resensi Buku Tanoto Foundation! …

Kompasiana | | 11 July 2014 | 16:12


TRENDING ARTICLES

[Surat untuk Jokowi] Dukung Dr. Ing. Jonatan …

Pither Yurhans Laka... | 5 jam lalu

Gaya Menjual ala Jokowi …

Abeka | 9 jam lalu

Jenderal Politisi? …

Hendi Setiawan | 9 jam lalu

Tuduhan Kecurangan Pilpres dan Konsekuensi …

Amirsyah | 9 jam lalu

Gugatan Prabowo-Hatta Tak Akan Jadi Apa-apa …

Badridduja Badriddu... | 10 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: